Selain Wilayah Domestik, Kekerasan Terhadap Perempuan Juga Kerap Terjadi di Wilayah Publik

RABU, 18 MEI 2016

MATARAM—Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Wismaningsih mengungkapkan, kekerasan yang kerap terjadi dan menimpa perempuan tidak saja berlangsung di wilayah domestik dalam bentuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Tapi juga sudah merambah ke ranah dan wilayah publik, mulai tempat kerja di instansi pemerintahan maupun perusahaan swasta, seperti halnya kasus kekerasan yang kerap dialami kaum perempuan di NTB. 
“Sekarang kasus perempuan sudah merambah ke semua ranah dan pelakunya tidak saja masyarakat biasa, bahkan tidak sedikit dari kalangan orang terdidik” kata Wismaningsih di acara rapat koordinasi pemenuhan hak perlindungan dan pemberdayaan perempuan di hotel Grand Legi Mataram, Rabu (18/5/2016).
Karena itulah, penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan harus dilakukan secara terpadu dan lintas sektoral, mulai dari aparat hukum, pemerintahan hingga masyarakat sipil yang konsen melakukan pendampingan terhadap kasus kekerasan perempuan.
Untuk NTB sendiri setiap tahun angka kasus kekerasan terhadap perempuan selalu mengalami peningkatan. berdasarkan data BP3AKB NTB, tahun 2015 tercatat 1.031 kasus.
“Kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan didominasi oleh kekerasan fisik, selanjutnya menyusul psikis dan seksual, yang sebagaian besar terjadi dalam rumah tangga,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin mengtakan, akar permasalahan dari kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat kompleks mulai dari permasalahan ekonomi, sosial-budaya, kesehatan jiwa, pendidikan, penegakan hukum, komitmen politik, hingga hilangnya nilai-nilai karakter bangsa.
“Saya berharap melalui pertemuan ini akan bisa menghasil rekomendasi dan langkah kongkrit bagi komponen maupun kelompok masyarakat sipil penggerak perlindungan atas perempuan, yang dilandasi tujuan dan niat untuk meningkatkan kesetaraan dan keadilan bagi perempuan” tutupnya. (Turmuzi)
Lihat juga...