Ratusan Penari Remo Meriahkan HUT Kota Surabaya

SELASA, 31 MEI 2016

SURABAYA — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Surabaya yang ke-723 tahun kali ini ada yang berbeda dari biasanya. Jika setiap tahun hanya diisi dengan upacara saja kini diisi dengan memasukkan kesenian Jawa Timur, sebanyak 723 penari secara kolosal menarikan Tarian Remo di halaman balai kota Surabaya, Selasa (31/5/2016).

Tarian ini dipersembahkan untuk mengingatkan kembali masyarakat untuk mencintai kesenian daerah sendiri. Seperti tarian remo yang ditarikan oleh siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kota Surabaya.
“Anak – anak disekolah kita, dipilih 5 setiap sekolah untuk mengikuti tari remo,” jelas Guru SDN Krembangan Utara 257, Yales Yuni Mustika saat ditemui di lapangan Balai Kota, Selasa (31/5/2016).
Yuni menambahkan seluruh siswa latihan dari tanggal 20-26 Mei meski persiapannya hanya seminggu penampilan ratusan siswa ini memukau mata para peserta upacara.
Sementara itu, siswa SDN Krembangan Utara 257, Vivi siswi kelas V ini mengaku cukup senang bisa diikutkan sebagai peserta tari remo.
“Cukup senang sekali, tapi harus latihan selama enam hari seusai pulang sekolah,” pungkasnya.
Para siswa yang hadir sebagai peserta remo mengikuti alunan musik yang mengalun syahdu, bahkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mendekati salah seorang anak yang penutup kepalanya agak miring.
Risma sapaan akrab Tri Rismaharini sembari tersenyum sumringah menikmati acara tarian kolosal ini. Selain Risma para orang tua dari ratusan siswa penari Remo juga mengabadikan momen ini dengan menggunakan alat komunikasi masing-masing. (Charolin Pebrianti).
Lihat juga...