Pengunjung Serbu Pesta Buah Durian di Lapangan Banteng

KAMIS, 5 MEI 2016

JAKARTA — Sebagian dari ratusan pengunjung yang mendatangi acara pameran Flora dan Fauna (Florina) Nusantara 2016 di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat tampak terlihat antusias mengunjungi salah satu lokasi stand yang khusus menjual aneka macam dan jenis buah durian lokal khas dari seluruh Indonesia. Pameran Florina Nusantara 2016 ini digelar selama 1 bulan lamanya, mulai dibuka pada tanggal 29 April 2016 dan rencananya akan berakhir pada tanggal 29 Mei.
Meskipun harga buah durian tahun ini tidak semanis rasanya, karena harga per bijinya memang lebih mahal jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, namun para penikmat buah durian tetap antusias. Harga termurah per kilogram durian lokal yang dijual dalam pameran Florina 2016 sekitar Rp. 80.000, sedangkan berat per biji buah durian paling kecil sekitar 2 kilogram. Sehingga pengunjung minimal harus merogoh kocek sekitar Rp. 180.000 hanya untuk bisa menikmati satu biji buah durian lokal khas dari tanah air.
Sedangkan buah durian termahal dan terbesar yang dinamakan Macan dijual sekitar Rp. 100.000 per kilogram, durian jumbo tersebut meimiliki tital berat sekitar 12 kilogram. Sehingga para penikmat kiner buah durian jenis Macan tersebut harus merogoh kocek “dalam-dalam” sekitar 1,2 juta untuk satu buah durian yang berukuran super jumbo tersebut. Durian jenis Macan tersebut didatangkan langsung dari wilayah Semarang, Jawa Tengah.
Terdapat setidaknya ada beberapa  stand yang menggelar acara “Pesta Durian” dalam pemeran Florina Nusantara 2016 di Lapangan Banteng. Selain menjajakan buah durian asli, mereka juga menyediakan aneka macam kudapan yang berasal dari bahan Durian, antara lain mulai dari Cake Durian, Frezze Durian hingga Dodol Durian. Cake Durian dijual mulai dari harga Rp. 13.000 per kemasan, Dodol Durian dijual Rp. 25.000 per kemasan dan Frezze Durian dijual Rp. 90.000 per kemasan.
“Buah durian jenis Macan biasanya didatangkan langsung dari wilayah Semarang dan sekitarnya, ukuran besar durian macan rata-rata  tidak kalah jika dibandingkan dengan durian jenis montong dari Thailand, namun durian macan rasanya jauh lebih manis dan tekstur dagingnya lebih kenyal dengan biji yang lebih kecil, namun durian jenis macan tersebut namanya belum begitu populer jika dibandingkan dengan durian montong andalan negara Thailand tersebut,” demikian dikatakan Jono, pedagang Durian yang ikut ambil bagian berjualan di pameran Florina 2016 di Lapangan Banteng, Kamis (5/5/2016).
Dona, seorang pengunjung acara Pesta Durian Florina 2016 mengatakan “banyak yang bilang harga sebiji buah Durian tahun ini secara keseluruhan Rata-rata memang jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan harga Durian tahun lalu, penyebab utamanya adalah langkanya stok buah durian di pasaran, salah satu penyebabnya karena menurunnya jumlah kuantitas durian di tingkat petani, banyak yang gagal panen, makanya durian menjadi langka, akibatnya bisa ditebak harganya melonjak tajam, nyaris tak terbeli”.[Eko Sulestyono]
Lihat juga...