JUMAT, 27 MEI 2016
MAUMERE — Apakah promosi pariwisata identik dengan even-even yang menelan biaya besar? Sementara kemiskinan, prioritas pembangunan bangsa ini di depan mata belum banyak yang terselesaikan.

Demikian disampaikan Heribertus Ajo, manager Sao Wisata Flores dan Taman Laut Gugus Pulau Teluk Maumere saat ditemui Cendana News, Jumat (27/5/2016).
Pernyataaan ini disampaikan sebagai masukan usai even balap sepeda internasional di Flores yang berbiaya besar dan diselenggarakan oleh kementrian Pariwisata dengan didukung beberapa kementrian lain.
“ Jangan sampai kita adakan acara-acara yang fantastis dan uang-uang itu kembali ke EO dan orang-orang yang punya bisnis,’ tegasnya.
Heri bahkan memperingatkan jangan sampai dampak langsung kepada masyarakat dan keinginan kita untuk memajukan pariwisata Flores hanya menunggu tulang belulang.
“Masih ada even berbiaya murah dan kita bisa laksanakan. Semunya kembali kepada niat dan keinginan,” jelasnya.
Dicontoh Heri, pemerintah bisa buat fun trip dan undang tour perator dunia datang dan dijalankan tour di Flores.
“Saat ini satu kegiatan di daerah sekalipun dengan adanya internet dan media online dalam sekejap seluruh dunia sudah mengetahui,” bebernya.
Soal pembiayaan, mesti dari sekarang orang melakukan dengan menghargai transparansi. EO harus benar-benar menjadi orang yang profesional di bidangnya mulai dari persiapan awal sampai penyelenggaraannya,
Pemda juga pesannya, jangan over ekspetasi sehingga menyiapakan segala sesuatu dan mengharapkan pembalap mampir dan menyaksikan sehingga bila pembalap tidak mampir maka akan timbul kekecewaan.
“Jadi kesalahan ini harus dievaluasi. Kita harus berani membuka diri, berani meminta maaf, berani mengakui kesalahan sehingga ke depannya jangan diulangi lagi. Kalau menganggap diri hebat saya pikir itu tidak realistis,” pungkasnya.
[Ebed De Rosary]