Mahasiswa Baru Berusia 14 dan 15 Tahun Jadi Kejutan Istimewa Bagi UNAIR

MINGGU, 15 MEI 2016

SURABAYA—Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tahun ajaran 2016-2017 mendapatkan kejutan istimewa. Pasalnya terdapat dua mahasiswa usia 14 dan 15 tahun yang diterima di Unair. Keduanya sama-sama mengambil jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Syarifah Salsabila lahir 30 Juli 2001 diterima di Jurusan Biologi dan Rania Tasya Ifada lahir 17 Februari 2001 diterima di Fakultas Kedokteran.

“Itu data yg kami peroleh, nanti data yang lebih lengkap akan kami siapkan lebih lanjut,” jelas Rektor Unair, Prof. M. Nasih saat ditemui di Gedung Airlangga Convention Center (ACC) seusai membuka ujian percobaan bagi calon mahasiswa, Minggu (15/5/2016).
Selain dua orang tersebut masih ada delapan mahasiswa lain yang lahir pada tahun 2000 berarti sekarang berumur 16 tahun. Kesemuanya merupakan siswa akselerasi (percepatan) saat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Rata-rata diterima di jurusan kedokteran dan akuntansi sedangkan di kampus Banyuwangi di jurusan dokter hewan,” cakapnya.
Ditanya apakah anak-anak tersebut kompeten, Prof. Nasih menjawab ini pasti orang cemerlang secara akademis. Para mahasiswa ini masuk melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan melihat nilai rapor.
“Biasanya yang begitu-begitu dari kelas akselerasi, bukan hanya SMA tapi sejak SMP mereka sudah ikut akselerasi, sehingga kalau lulus SD 12 tahun ditambah 2 tahun SMP dan 2 tahun SMA. Bisa menempuh lulus SMA dalam usia 15 tahun ini pasti orang cemerlang secara akademis,” terangnya.
Mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN masih didominasi oleh warga Surabaya sebanyak 782 anak. Sedangkan wilayah Jawa Timur lainnya sebanyak 1.118 anak. Sehingga total dari Jatim ada 1.900 anak. Selain itu juga ada yang berasal dari Kalimantan, Banten, Jakarta dan Yogjakarta.
Selain dari siswa sekolah umum juga terdapat mahasiswa dari Madrasah Aliyah (MA) yang lebih banyak daripada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
“Dari MA ada 113 peserta yang lolos di Unair melalui jalur SNMPTN. Di antara mereka saya yakin ada yang hafal Al-Quran ada kemampuan-kemampuan dari MA,” pungkasnya. (Charolin Pebrianti).
Lihat juga...