SENIN, 23 MEI 2016
MEMPAWAH — Satu ekor kucing batu (Pardofelis marmorata) diselamatkan warga Dusun Sebukit Rama, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, karena kondisi banjir yang menerjang wilayah itu. Warga pun berinisiatif memeliharanya, karena kondisinya memperihatinkan. Satwa yang dilindungi UU No. 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, ini selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat, Sustyo Iriono menjelaskan, evakuasi kucing batu ini dilakukan oleh Tim Evakuasi BKSDA Kalimantan Barat dalam hal ini Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang.
“Tim kami mengevakuasi 1 ekor kucing batu. Satwa tersebut merupakan penyerahan sukarela oleh masyarakat,” kata Sustyo Iriono, di Kota Pontianak, Senin, 23 Mei 2016.
Sustyo Iriono menjelaskan, jenis kelamin satwa ini adalah betina. Umurnya 1,5 tahun. “Kondisinya pada saat dievakuasi ada luka di bagian perut,” jelas Sustyo Iriono.
Sustyo Iriono mengatakan, untuk asal kucing batu ini berasal dari wilayah Kabupaten Mempawah. Pada saat diselamatkan, kucing batu nyaris hanyut di bawa air.

“Diselamatkan akibat kondisi banjir di Kabupaten Mempawah. Kucing batu ini bernama Samsul. Lama dipelihara 1 malam. Saat ini, Kucing Batu tersebut dititiprawatkan di Lembaga Konservasi Taman Satwa Sinka Zoo – Kota Singkawang (151,3 kilomter dari Kota Pontianak),”sebutnya.
[Aceng Mukaram]