Koarmatim Ingatkan Prajurit Armatim untuk Selalu Jaga Kesehatan

SENIN, 2 MEI 2016

SURABAYA — Kesehatan merupakan faktor penting dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari. Tanpa adanya tubuh yang sehat bisa dipastikan mengganggu tugas utama sebagai seorang prajurit. Untuk mengingatkan para prajuritnya menjaga kesehatan, Kepala Staf Koarmatim (Kasarmatim) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Mintoro Yulianto, S.Sos.,M.Si. menggelar sosialisasi kesehatan di Gedung Panti Tjahaya Armada (PTA) Koarmatim, Ujung Surabaya, Senin (2/5/2016).
Ratusan prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) mendapatkan sosialisasi kesehatan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Koarmatim tentang hipertensi, jantung, kencing manis dan kesehatan kulit.
“Sosialisasi ini agar para prajurit tahu bagaimana berperilaku disiplin hidup sehat, selain itu juga sebagai bekal tambahan pengetahuan tentang kesehatan dalam rangka mencegah dan mengurangi terjangkitnya berbagai penyakit berbahaya,” ujarnya dihadapan para prajurit.
Pesan Kasarmatim untuk mewujudkan personel Koarmatim yang sehat, tidak menjadi tanggung jawab dari pemimpin atau Diskes Koarmatim, tetapi menjadi tanggung jawab kesadaran Individu para prajurit dan PNS.
Kasarmatim menekankan kepada seluruh prajurit dan PNS Koarmatim agar selalu peduli terhadap permasalahan kesehatan masing-masing serta menyimak dengan baik seluruh materi yang akan disampaikan dalam Sosialisasi ini.
Penyuluhan diketuai oleh Wakil Sementara (Ws) Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Koarmatim Letkol Laut (K) I Ketut Tirta Nandaka,Sp.KJ (K), M.M., dengan Nara sumber dari Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Ramelan Surabaya yaitu Kolonel Laut (K) dr Herjunianto, Sp.PD, MMRS. yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Departemen Penyakit Dalam dan dr. Mariana Haroen,Sp.KK yang merupakan dokter ruangan Penyakit kulit dan kelamin.
Dilanjutkan dengan sosialisasi resiko penyakit metabolik kardiovaskuler yang di bawakan oleh Kolonel Laut (K) dr Herjunianto, Sp.PD, MMRS., dalam sosialisasinya dr. Herjunianto menjelaskan ada dua faktor yang menpengaruhi percepatan timbulnya penyakit Komplikasi yaitu faktor dimodifikasi atau yang tidak bisa di hindari meliputi genetik, usia, jenis kelamin dan ras.
“Sedangkan faktor kedua yang bisa di hindari yaitu rokok, stres, kurang olahraga serta alkohol,” cakap dr. Herjunanto.
Faktor-faktor tersebut merupakan penyebab dari penyakit Diabetes Militus, Hipertensi, Kolesterol dan Obesitas.
Di sesi kedua, diisi dengan sosialisasi tentang kesehatan kulit pada pria dan wanita yang di sampaikan oleh dr. Mariana Haroen,Sp.KK, dalam sosialisasinya di sampaikan tentang perawatan, permasalahan dan pencegahan penyakit kulit.
Dr. Mariana menyampaikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kulit Pria dan Wanita sehingga utnuk penangan penyakitnya berbeda. Selain itu dalam sosialisi di jelaskan tentang penyakit kulit yang merupakan suatu penyakit yang menyerang permukaan tubuh, dan disebabkan oleh berbagai macam penyebab.
“Beberapa penyebab penyakit kulit seperti kebersihan diri yang buruk, virus, bakteri, reaksi alergi dan daya tahan tubuh rendah,” jelas dokter berparas cantik ini.
Oleh karenanya langkah pencegahannya dapat dilakukan dengan memperhatikan kebersihan tubuh, menjaga pola makan yang sehat dan teratur, menjauhkan diri terhadap penggunaan baju atau handuk orang yang memiliki penyakit menular dan rutin meminum vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
“Yang paling penting baju yang terkena keringat atau kotor harus segera ganti terutama baju dalam,” pungkasnya.[Charolin Pebrianti]
Lihat juga...