Kapaloda Kalbar Sebut Perbatasan Rentan Jadi Tempat Masuknya Narkoba

SENIN, 2 MEI 2016

PONTIANAK — Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Kapolda Kalbar), Brigadir Jenderal Polisi Arief Sulistyanto, memberikan penghargaan kepada 12 personel jajarannya atas sejumlah prestasi dalam pelaksanaan tugas. 12 personel tersebut terdiri dari 10 dari Polres Sambas, 1 Polres Bengkayang dan 1 personel Dit Sabhara Polda kalbar.
Penyerahan penghargaan
Arief Sulistyanto  mengklaim, penghargaan diberikan kepada personel Polres Sambas dan Polres Sanggau karena mampu mengungkap kasus narkoba dari perbatasan seberat 17 kilogram.
“Mencermati hal ini bila dilihat kebelakang banyaknya kasus narkoba yang dapat diungkap dalam jumlah besar melalui perbatasan ini merupakan bukti bahwa banyaknya narkoba di masukkan ke Kalbar melalui perbatasan. Demikian pula halnya dengan produk-produk makanan yang bebahaya lainnya seperti daging alana asal Indià dan sosis yang tanpa pengujian dari Balai POM,” kata Arief Sulistyanto.
Arief Sulistyanto menekankan kepada seluruh personel jangan sampai ada lagi personel yang terlibat peredaran dan menakai narkoba. 
“Karena sangat membahayakan kesatuan kita, dan ini merupakan perang biologis utuk merapuhkan ketahanan bangsa kita,” kata Arief Sulistyanto .
Penghargaan berikut diberikan kepada personel Sabhara yang mampu menangkap pelaku pencurian dan pemberatan (Curat). 
“Semoga ini mampu memicu personel lainnya untuk meningkatkan kinerja dalam nemberikan perlindungan kepada masyarakat dan menjaga serta memelihara kamtibmas agar tetap kondusif,”harapnya. [Aceng Mukaram]
Lihat juga...