Jaring Dana Hibah Dikti, Dosen Unimal Dilatih Metode Penelitian

KAMIS, 26 MEI 2016

LHOKSEUMAWE — Mendorong tenaga pembimbing untuk mendapatkan beasiswa atau dana penilitian dari Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) mengelar mtode penelitian terbaik untuk seratusan dosen di kampus tersebut.
“Target kita semakin banyak dosen-dosen yang bisa memperoleh beasiswa atau dana penilitian dari Dikti, makanya tema pelatihan kita adalah memenangkan hibah kompetitif penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Ristekdikti 2017,” ujar Ketua LPPM Unimal, Yulius Dharma kepada Cendana News di Lhokseumawe, Kamis (26/5/2016). 
Ia menyebutkan, selama ini masih sangat minim dosen-dosen di Unimal yang mampu memenangkan dana hibah penelitian. Tahun 2014, Unimal hanya mampu mendapatkan Rp. 1 miliar dari Dikti. Kemudian terjadi peningkatan pada tahun 2015, sebanyak Rp. 2,2 miliar. Lalu pada tahun ini, katanya Unimal memperoleh dana hibah penelitian sebesar Rp. 3,2 miliar.
Ia menilai, antusiasme tenaga pengajar di kampus tersebut juga mulai meningkat dengan diadakannya berbagai pelatihan. Ia berharap, tahun 2017 akan ada semakin banyak dosen yang mengajukan proposal dan memenangkan dana penelitian dari Ristekdikti.
“Sehingga banyak penelitian yang bisa kita lakukan, karena selain sebagai fungsi akademik, penelitian itu juga untuk menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat, itu bagian dari pengabdian, bagian dari tri dharma perguruan tinggi, pendidikan, penelitian dan pengabdian,” jelas Yulius.
Selain itu, kegiatan pelatihan berlangsung selama 3 hari dengan menghadirkan salah seorang profesor asal Universitas Negeri Sebelas Maret, Prof. Sulistyo Saputro, M.Si., Ph.D, sebagai narasumber.
[Zulfikar Husein]
Lihat juga...