SELASA, 17 MEI 2016
BALI—Begitu pemungutan suara berakhir, Ade Komaruddin beranjak dari kursinya. Ia langsung menghampiri Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto yang duduk berselang beberapa kursi di deretan depan ruang Munaslub Partai Golkar.

Waktu menunjukkan sekitar pukul 07.30 WITA, Selasa (17/05/2016). Suasana riuh rendah mewarnai ruang sidang Munaslub di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Nusa Dua, Bali. Akom melangkah yakin menghampiri Mbak Titiek.
Sambil berdiri Akom tampak berbincang dengan putri Pak Harto itu. Belakangan diketahui Akom minta persetujuan Mbak Titiek untuk tidak melanjutkan ke putaran ke-dua. Mbak Titiek mengamini usulan Akom itu.
“Saya pikir sudahlah lebih baik kita tidak melanjutkan (ke putaran ke dua-red),” ujar Titiek Soeharto usai Akom beranjak pergi kembali ke tempat duduknya semula. Mbak Titiek memilih menerima usulan dan keinginan Akom menghentikan langkah merebut Ketua Umum Golkar.
Padahal, ada beberapa tokoh yang mengajak berbincang dengan Mbak Titiek mengusulkan agar Akom tetap maju melanjutkan ke putaran ke-dua. Menurut mereka, Akom memiliki peluang bagus dengan peroleh suara sebanyak 173 itu.
“Saya sih nyaranin agar tetap lanjut. Sayang loh. Nama dia (Akom-red) bagus kok,” ujar Nusron Wahid, anggota Golkar yang saat sidang sebelumnya dipulihkan keanggotaannya. Nusron mengatakan hal itu setelah mengetahui dari Mbak Titiek bahwa Akom tidak melanjutkan putaran kedua. (Bobby Andalan)