BNN Provinsi NTB Tepis Ada Pesantren di NTB Gunakan Narkoba

KAMIS, 12 MEI 2016

MATARAM—Kepala Bandan Narkotika Nasional (BNN), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sriyanto membantah adanya pesantren yang terlibat menggunakan narkoba dan menegaskan kalau hal tersebut tidak benar adanya.

Sriyanto

“Saya tegaskan, bahwa tidak ada pesantren. yang terindikasi menggunakan narkoba sebagaimana isu yang berkembang, namanya juga isu” kata Sriyanto saat memimpin tes urin bagi Bupati, Walikota dan pejabat SKPD lingkup Pemda NTB di Mataram, Kamis (12/5/2016).
Meski demikian, ia mengakui kalau isu tersebut memang dari pusat dan hingga sekarang ini pihaknya juga terus melakukan pengawasan di lapangan, dan tidak menemukan kasus tersebut.
Sementara itu, Gubernur NTB, Zainul Majdi yang juga Ketua Tanfiziah Nahdatul Wathan (NW), sebuah organisasi Islam terbesar di NTB, juga memastikan hal tersebut tidak benar dan sudah menanyakan secara lansung ke pihak BNN NTB.
“Sudah saya tanyakan ke BNN, tidak ada pesantren di NTB yang menggunakan narkoba, paling itu hanya isu yang sengaja dimainkan para pelaku peredaran narkoba, karena selama ini pesantren paling sulit ditembus para pengedar narkoba” tegasnya.
Ditambahkannya, jangan sampai karena isu yang belum jelas, lantas men-genelisir sesuatu yang bisa mendiskreditkan organisasi tertentu, termasuk pesantren. (Turmuzi)
Lihat juga...