Antisipasi Potensi Kemacetan karena Warung Dadakan, Satlantas Lakukan Koordinasi

KAMIS, 26 MEI 2016

LAMPUNG — Menjamurnya warung dadakan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 01 Bakauheni Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan berpotensi menyebabkan kemacetan. Hal tersebut dikarenakan aktifitas jual beli akan mengakibatkan penyempitan jalan dan kecelakaan.
“Warga berhenti di pinggir jalan untuk istirahat dan membeli oleh oleh untuk dibawa pulang ke Pulau Jawa dan berakibat kendaraan yang akan melintas terganggu karena jalur jalan justru digunakan untuk parkir,”terang Sahbudin,warga Desa Bakauheni kepada Cendana News, Kamis (26/5/2016).
Warung yang terdiri dari semi dan permanen hingga saat ini masih terus dibangun oleh warga sekitar untuk berjualan, beberapa diantaranya memakai trotoar. Hal tersebut disebabkan potensi menguntungkan, aktifitas jalan lintas akan sibuk saat arus balik liburan.
Pemilik warung diantaranya mendirikan tempat berjualan dari bambu dan papan serta permanen untuk memajang produk makanan tradisional khas daerah Lampung diantaranya keripik pisang, kemplang, kelanting serta makanan dan minuman ringan.
Menyikapi hal tersebut, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lampung Selatan, AKP Mubiarto Banu Kristanto mengaku telah meninjau lokasi dan membahasnya dalam dalam rapat koordinasi angkutan lebaran.
Disebutkan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan melayangkan surat ke pihak Sekretaris daerah Kabupaten Lampung Selatan yang berisi tentang langkah penertiban.
“Kita sudah lakukan rapat koordinasi dengan pihak PT ASDP, dinas perhubungan serta pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terkait potensi macet agar dilakukan tindakan”sebut Mantan Kasatlantas Polres Way Kanan kepada Cendana News.
Dijelaskan, langkah selanjutnya, Satlantas akan berkoordinasi dengan Satpol PP Lampung Selatan. Tindakan berupa penertiban atau pembongkaran jika keputusan dari pemerintah daerah dikeluarkan, karena keberadaan warung di KM 01 Bakauheni mengakibatkan penyempitan bahu jalan.
[Henk Widi]
Lihat juga...