RABU, 6 APRIL 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko
YOGYAKARTA — Sebanyak 23 warga pedukuhan Sendowo, Sinduadi, Mlati, Sleman, yang berumah dekat bantaran Sungai Code, terpaksa mengungsi, lantaran amblesnya permukaan tanah akibat gerusan air yang diperparah oleh tingginya curah hujan akhir-akhir ini. Selain itu, ruas jalan sepanjang 30 Meter juga ambles sedalam 50 Centimeter.
![]() |
| Tanah retak di pemukiman warga desa Sinduadi, Mlati, Sleman |
Selain badan jalan yang mengalami ambles, tanggul Sungai Code juga mengalami keretakan parah, sehingga jika jalan di atasnya dilewati akan membahayakan. Warga menutup akses jalan yang berada di atas tanggul tersebut untuk mencegah terjadinya kecelakaan. Sementara untuk meredam curahan air hujan yang bisa semakin menggerusnya, warga menutupi bagian tanggul yang retak menggunakan terpal.
Salah satu warga terdampak, Sarijan, yang ditemui Rabu (6/4/2016) mengatakan, saat ini 23 warga yang menempati tujuh rumah terdampak amblesnya tanah akibat gerusan air mengungsi ke tempat saudara yang lebih aman. Pasalnya, amblesnya tanah yang terjadi cukup parah dan membahayakan, apalagi intensitas hujan diperkirakan masih sangat tinggi.
Menurut Sarijan, amblesnya tanah di tempatnya terjadi siang hari kemarin, sekitar pukul 12.00 wib. Saat itu, cuaca sangat cerah. Namun, tiba-tiba sejumlah warga mendengar suara gemuruh dari dalam tanah. Tak lama setelah itu, tanah di depan rumah warga ambles, sehingga seketika itu juga warga berhamburan menyelamatkan diri.

Sementara itu, hingga kini warga masih menunggu kepastian dari dinas terkait terhadap penanganan bencana alam yang menimpa tujuh rumah warga.