RABU, 6 APRIL 2016
Jurnalis: Rianto Nudiansyah / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Rianto Nudiansyah
BANDUNG — Tiga unit motor milik warga dan warung makan tertimpa puing material gedung eks pusat perbelanjaan Kings Shoping Center, Jalan Kepatihan, Bandung, Rabu (6/4/2016). Gedung enam lantai ini memang sudah tak beroperasi setelah terjadi kebakaran hebat, pada 2014 lalu. Saat ini bangunan mulai dibongkar, namun pembongkaran justru mengakibatkan puing material berjatuhan.
![]() |
| Pembongkaran bekas pusat perbelanjaan |
Kendati tak ada korban jiwa, salah satu warga mengalami luka ringan karena terkena reruntuhan di bagian kaki. Kepala Polsekta Regol, Komisaris Polisi Sumi menyampaikan, kejadian terjadi pada pukul 08.30 WIB. Bagian gedung yang menimpa warga, berasal dari lantai atas yang sedang dibongkar menggunakan ekskavator.
“Cuma ada yang luka runtuhannya kena kaki satu orang, tapi tidak parah. Kalau korban jiwa tidak ada,” tutur Sumi di lokasi.
Sumi meminta pihak pemborong bisa memperhatikan keamanan dan keselamatan sekitar. Berdasarkan pantauannya, para pegawai proyek pun banyak yang tidak mengindahkan keselamatan. Salah satunya, banyaknya jaring pengamanan gedung yang robek.
“Kami dari jajaran Polsek Regol meminta agar keamanan dalam pembongkaran diperhatikan,” imbaunya.
Sementara itu, perwakilan dari manajemen Kings Agung Rahmat, menyampaikan pihaknya tidak bisa bertanggung jawab. Sebab, gedung tersebut telah diberi oleh pemborong.
“Tiga bulan lalu sudah dibeli sama pemborong. Kalau ada korban hitung-hitungannya sama mereka,” kata Agung.
Adapun salah satu korban, Jajang (32) mengaku mengalami rugi hingga puluhan juta, akibat tempat usaha warung nasinya hancur.
“Bangunan hancur, kaca rusak semua, dan motor hancur,” katanya.
Salah seorang saksi, Aceng Rahmat (62) mengaku sempat mengira gedung kembali kebakaran. Sebab, saat kejadian banyak asap yang menutupi pandangan di lokasi.
“Ini tadinya memang jalan hidup sih, jadi masih ada yang memaksakan lewat padahal sudah ada rambu tanda bahaya,” ujar Aceng.