Pesona Semarang Great Sale 2016 dan Revitalisasi Kota lama

KAMIS, 14 APRIL 2016
Jurnalis : Miechell Koagouw / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Miechell Koagouw

JAKARTA — Pesona Semarang Great Sale 2016 adalah pesta diskon tahunan yang akan kembali digelar dalam rangka peringatan HUT ke-469 Kota Semarang yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2016. Pesona Semarang Great Sale kali ini merupakan agenda pelaksanaan yang ke 6 (enam) yang diselenggarakan rutin sejak digelar pertama kali tahun 2011. Akan diadakan dua acara besar yakni Semarang Great Sale dan Semarang Night Carnival yang akan berlangsung pada tanggal 16 April – 15 Mei 2016 mendatang.
Peluncuran Pesona Semarang Great Sale and Night Carnival 2016 diakhiri foto bersama Menteri Pariwisata RI Dr.Ir.Arief Yahya, M.sc,(tengah), Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranowo, S.H.M.IP, (kanan), dan Walikota Semarang Hendrar Prihadi, S.E,M.M, (kiri)
Peluncuran Pesona Semarang Great Sale 2016 digelar Rabu, 13 April 2016 Pukul 19.00 WIB, bertempat di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata RI Jakarta. Acara dibuka oleh Menteri Pariwisata RI Dr.Ir.Arief Yahya, M.sc, dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah H.Ganjar Pranowo, S.H.M.IP, Walikota Semarang Hendrar Prihadi, S.E,M.M, beserta jajarannya, juga beberapa Asosiasi yaitu Kadin Indonesia, Ketua Kadin Jateng, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Assosiation Of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), dan tokoh-tokoh masyarakat asal Semarang yang berhasil di pemerintahan dan bisnis.
Acara ini diharapkan dapat menjadi media promosi potensi kota Semarang agar semakin memiliki nilai jual dari sebelumnya, baik dari sisi wisata alam, bangunan bersejarah, belanja, kuliner, serta wisata religi tanpa meninggalkan ciri khas kota Semarang. Tidak hanya itu, dengan melibatkan Usaha Mikri Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan ajang ini mampu mengangkat pengusaha kecil dan menengah di kota Semarang sehingga semakin bersaing di tingkat lokal, nasional, hingga internasional. Panitia Semarang Great Sale 2016 mempersiapkan kemasan acara lebih “nyemarang” alias kental dengan cita rasa khas Semarangan baik dari sisi budaya, kuliner, hingga berbagai acara kreatif lainnya.
Dalam kata sambutannya, Menteri Pariwisata Dr.Ir.Arief Yahya,M.sc mengatakan bahwa kota Semarang memiliki keunggulan dalam Culture Industry. Dan dengan keunggulan tersebut maka kota Semarang dapat menjadikan sektor pariwisata sebagai komunikasi investasi terbaik kedepannya.
“Moda investasi sektor pariwisata adalah salah satu cara dalam meningkatkan pendapatan daerah. Maksudnya adalah, menanamkan investasi di sektor pariwisata itu lebih aman dan terukur,” sambung Arief Yahya.
Kota Semarang memiliki keunggulan dalam mendatangkan devisa daerah lewat wisata kuliner dan industri busana. Ditambah kota Semarang juga memiliki kawasan Kota tua seperti Jakarta, maka kedepannya diharapkan Semarang dapat menjadi kota kreatif dengan kemampuan mengkonversi bangunan-bangunan tua menjadi restoran bernuansa unik yang menyerupai keadaan di kawasan wisata Kota tua Jakarta.
Pertunjukkan Tari Warak sebagai tarian selamat datang khas Semarang
Dalam kesempatan lain, Gubernur Jawa tengah H.Ganjar Pranowo,S.H.M.IP mengamini pernyataan Menteri Pariwisata dengan mengatakan bahwa ditengah keadaan ekonomi yang cukup sulit sekarang ini, sektor pariwisata menjadi salah satu harapan untuk menjaga intensitas pemasukan daerah. Oleh karena itu, ia beserta jajaran terkait selalu mengambil inisiatif dengan mengedepankan industri pariwisata dalam menjawab alam persaingan bebas dewasa ini. 
“Dimasa sulit ternyata masyarakat getol melakukan aktifitas wisata baik itu sederhana maupun mahal. Jadi ketakutan sebagian orang dalam menghadapi masa sulit di era pasar bebas sekarang ini saya anggap sebuah ketakutan akan sesuatu yang tidak ada. Jawa tengah masih memiliki potensi lain yang bisa menjadi andalan pemasukan daerah, salah satunya sektor pariwisata,” tandas Ganjar.
Terkait kawasan Kota Tua Semarang, Gubernur Jawa tengah H.Ganjar Pranowo, S.H.M.IP mengungkapkan usaha keras dari pihaknya dalam melakukan revitalisasi kawasan Kota tua Semarang menjadi sebuah tujuan wisata sejarah di Jawa tengah dan kota Semarang khususnya.
“Kendala yang kami hadapi adalah gedung-gedung tua di Semarang tidak ada pemiliknya. Kami masih mendalami dari aspek hukum terkait bagaimana hak kepemilikan gedung-gedung tersebut diambil negara. Pastinya akan timbul banyak dinamika akan tetapi kami tetap yakin pasti ada jalan keluar,” imbuhnya.
Pernyataan Gubernur Jawa tengah tersebut didasari atas perkembangan positif Semarang Great Sale dari tahun ke tahun sejak 2011. Acuan yang diambil adalah kenaikan nilai transaksi pada saat event tersebut berlangsung dari Rp.60 Milliar pada 2014 menjadi Rp.100 Milliar di tahun 2015.
Pada Pesona Semarang Great Sale 2016 ini ada total 2000 pelaku usaha partisipan, dengan rencana target total transaksi mencapai Rp.150 Milliar. Panitia telah menyiapkan 2,5 juta lembar kupon undian dengan Grand price 1 unit apartemen, mobil, motor, tiket perjalanan wisata dan hadiah menarik lainnya.
Masyarakat yang melakukan transaksi di Semarang Great Sale 2016 akan mendapatkan diskon menarik dari berbagai produk kuliner, cinderamata, busana, pusat perbelanjaan, hotel, tempat olahraga, UMKM, hingga Pedagang Kakilima (PKL). Perhelatan tahunan ini juga akan disemarakkan dengan Semarang Night Carnival, Festival Kuliner Jawa tengah, dan fashion show dari desainer-desainer muda lokal yang sudah Go Internasional. Opening Ceremony Semarang Great Sale 2016 akan dilangsungkan pada tanggal 17 April 2016 mendatang di halaman Balaikota Semarang.
Acara peluncuran Pesona Semarang Great Sale 2016 turut dimeriahkan dengan Tari Waraq. Sebuah tarian khas Semarang yang mengangkat hewan Waraq sebagai simbol kemurnian serta keluhuran budi pekerti tanah Jawa khususnya Jawa tengah. Waraq adalah hewan berkepala naga berbadan kambing. Tari Waraq biasanya diadakan sebelum bulan Ramadhan dengan keindahan kreasi dalam 5 (lima) warna yakni merah, biru, ungu, kuning, dan hijau. Tari Warak ini juga nantinya akan menjadi tarian tematik keceriaan kawasan Kota lama Semarang sebagai titik awal dimulainya karnaval.
Tari Tayub Semarang Indah menutup acara peluncuran Pesona Semarang Great Sale and Night Carnival 2016 di Jakarta
Menutup acara peluncuran Semarang Great Sale and Night Carnival 2016 ditampilkan Tari Tayub Semarang Indah. Tarian ini merupakan tari pergaulan yang khusus diciptakan untuk Pesona Semarang Great Sale and Night Carnival 2016. Tarian ini berkisah tentang keberadaan kota Semarang yang memiliki keindahan alam juga obyek wisata yang memukau.
Lihat juga...