Penuhi Tuntutan Pasar, Batik Ampiek Balikpapan Produksi Cap Hingga Printing

MINGGU, 10 APRIL 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Mengenal busana popular dan ikonik melalui pagelaran menjadi salah satu barometer dibidang seni dan bakat.  Tahun 2002, top model Ampiek telah melahirkan banyak remaja berbakat  dibidang seni dan budaya. Di era itu, acara pagelaran tersebut bukan hanya mengangkat kepercayaan diri anak-anak muda Kalimantan Timur, sekaligus mengenalkan kekayaan motif batik lokal.
Batik Ampiek Balikpapan
Emi Alaydrus, nama dibalik pagelaran busana tersebut dan pemilik batik Batik Ampiek di Balikpapan. Emi berasal dari keluarga yang menggeluti usaha bidang seni kreatif. Dimana sang Nenek seorang pengrajin sarung Samarinda ibukota Provinsi Kalimantan Timur.
Tepat 1989, Emi Alaydrus datang ke kota minyak Balikpapan. Namun, ia tidak langsung tertarik membuat batik Balikpapan karena saat itu masih menyukai motif Tenggarong yang sarat dengan pola kerajaan atau motif Dayak yang sudah dikenal masyarakat umumnya.
Usahanya jatuh bangun saat krisis moneter terjadi. Buka dan tutup usahanya menjadi tantangan untuk terus menggeluti usahanya. Akhirnya ditahun 2004, Emi memberanikan diri membuat motif sendiri dengan batik tulis, yakni batik Balikpapan.
Motif Ampeik Balikpapan terinspirasi pada geografi kota minyak ini yakni perpaduan hutan, bukit dan laut. Dari perpaduan tersebut muncul berbagai motif yakni akar pola bakau, karangmunting dan lainnya. Tidak hanya itu ada motif unik pesut yang membawa pesan pelestarian lingkungannya.
Sejak 2004 itu, usaha batik tulisnya dibanjiri pelanggan yang datang ke rumah Ampiek miliknya di kawasan jalan Jenderal Sudirman. Semakin tingginya produksi dan tuntutan pasar, Emi juga membuat batik cap hingga penting.
Pembuatan motif Ampiek cap dan printing itu salah satu upaya untuk memperluas pengenalan produk batik Ampiek ke tanah air. Untuk mampu bertahan dan bersaing begitu banyak motif batik tulis dan cap maupun printing diproduksi. Bahkan harga yang ditawarkan juga bervariasi dari kelas menengah hingga atas.
Anda ingin memiliki batik Ampiek Balikpapan bisa langsung mampir ke rumah Ampiek miliknya dikawasan jalan Jenderal Sudirman kota Balikpapan. Tidak perlu waktu yang lama untuk membeli oleh oleh batik Ampiek karena hanya perlu waktu 10 menit dari Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. 
Lihat juga...