Pemprov Jateng akan Kembangan Konsep Chinatown di Area Candi Borobudur

KAMIS, 14 APRIL 2016
Jurnalis : Miechell Koagouw / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Miechell Koagouw

JAKARTA — Jawa tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi daerah tujuan wisata unggulan. Tahun ini Jateng menargetkan 420 ribu wisatawan mancanegara (wisman) dengan perkiraan perolehan devisa sebesar US$ 420 juta. Sedangkan untuk target kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ditetapkan angka 26 juta wisnus. 
Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan di sela-sela peluncuran Pesona Semarang Great Sale dan Night Carnival 2016 di Balairung Soesilo Soedarman tadi malam bahwa pengembangan Joglosemar sebagai daerah tujuan wisata sangat tergantung pada Candi Borobudur sebagai magnet wisata. Benang merah destinasi Joglosemar adalah Candi Borobudur, maka sangat penting untuk melakukan beberapa cara jitu demi meningkatkan kunjungan wisata ke daerah tersebut.
Mempertimbangkan Candi Borobudur merupakan situs Candi  Buddha yang juga menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia, maka perlu sebuah terobosan sekaligus pelestarian aspek penguat lainnya dalam bentuk pengembangan konsep Chinatown di area sekitar Candi Borobudur.
“Jawa Tengah itu memiliki keragaman budaya, seni, etnis, dan agama. Kami selalu menjaga semua keragaman tersebut serta menjadikannya sebuah kekuatan tersendiri kedepannya. Maksudnya adalah kekuatan dalam membangun sektor pariwisata,” papar Ganjar.
“Begitu pula halnya Candi Borobudur, dengan adanya pengembangan lingkungan konsep Chinatown diharapkan menarik pelaksanaan kegiatan agama Buddha di Candi Borobudur. Ini salah satu celah untuk mengembangkan sektor pariwisata disana,” lanjutnya.
Lihat juga...