SABTU, 30 APRIL 2016
LAMPUNG — Jelang liburan panjang kenaikan Isa Almasih pada 5 Mei dan Isra Miraj Nabi Muhamad pada 6 Mei serta akhir pekan, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Bakauheni melakukan beberapa persiapan. Selain perbaikan beberapa fasilitas dermaga berupa fender, embe, peninggian gangway, pelebaran jalan akses keluar pelabuhan, jalur keselamatan antisipasi kendaraan rem blong, pihak PT ASDP juga menerima penambahan beberapa kapal baru untuk memperkuat armada kapal roll on roll off (Roro) di lintasan Selat Sunda.

Manager Operasional PT ASDP cabang Bakauheni, Heru Purwanto menyebutkan, libur panjang selama beberapa hari yang akan dimanfaatkan untuk berlibur masyarakat dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera dan sebaliknya akan berdampak signifikan pada kenaikan jumlah penumpang. Diprediksi akan ada kenaikan signifikan lebih dari hari biasa karena pekerja sektor formal dan informal akan melakukan aktifitas liburan.
“Prediksi pasti ada peningkatan sekitar dua puluh persen dan kita sudah lakukan antisipasi dengan beberapa persiapan untuk memberi kenyamanan kepada pengguna jasa penyeberangan,”ungkap Heru Purwanto saat dikonfirmasi Cendana News, Sabtu (30/4/2016).
Tiga kapal baru bahkan telah ditambah untuk melayani rute lintasan Pelabuhan Bakauheni di Pulau Sumatera ke Pelabuhan Merak di Pulau Jawa. Tiga Unit Kapal yang telah diuji sandar diantaranya KMP Labitra Karina milik PT Labitra Bahtera Pratama dan KMP Salvino serta Kapal Mabuhay Nusantara milik PT Jembatan Nusantara.
“Dua kapal baru masih dalam tahap uji sandar dan penambahan kelengkapan kapal namun dipastikan KMP Mabuhay Nusantara telah beroperasi melayani pelayaran di dermaga satu,”terangnya.
Penambahan kapal kapal baru tersebut diharapkan akan mampu memberikan jawaban atas lambatnya pelayanan di pelabuhan saat musim liburan terjadi dengan melonjaknya jumlah penumpang baik penumpang kendaraan pribadi maupun penumpang pejalan kaki. Selain itu, saat musim liburan terjadi ASDP juga menerapkan kebijakan, waktu pelayanan bongkar muat lebih cepat dari biasanya untuk mengurangi waktu pelayanan di setiap dermaga.
Berdasarkan data kapal kapal baru yang melayani lintasan di Selat Sunda diantaranya KMP Mabuhay Nusantara yang memiliki berat kotor 5.035 gross ton (GT) dan dibuat tahun 1990. KMP Labitra Kirana dengan berat kotor 5.012 gross ton (GT), KMP Salvino dengan berat kotor 3.979 gross ton (GT).
Layaknya kapal kapal roro di lintasan Selat Sunda, kapal-kapal baru tersebut rata-rata mampu mengangkut 500 penumpang dan 100 unit kendaraan campuran. Kapasitas yang besar tersebut diharapkan mampu mengurai antrian kendaraan yang terjadi saat arus liburan berlangsung, baik di Pelabuhan Merak maupun Pelabuhan Bakauheni.
Penambahan dua kapal Roro tersebut menurut Heru Purwanto akan menambah armada kapal ferry di lintasan Selat Sunda. Saat ini berdasarkan data dari pihak Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) ada sebanyak 61 unit kapal dari sekitar 20 perusahaan pelayaran. Rata rata kapal Roro di Selat Sunda tersebut memiliki kapasitas di atas 5.000 GT sementara sebagian kapal masih memiliki kapasitas di bawah 5.000 GT.
Ia menjelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perhubungan, mulai September 2018 mendatang, kapal yang beroperasi di lintasan Bakauheni-Merak disyaratkan memiliki bobot diatas 5.000 GT. Saat ini, dari sekitar 61 unit kapal yang beroperasi, sebagian kapal masih memiliki bobot di bawah 5.000 GT.
Ia mengatakan, perkembangan proses pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) diikuti dengan penambahan jumlah kapal di Lintasan Selat Sunda. Selain itu mengantisipasi terjadinya lonjakan saat arus libur panjang dan libur mudik lebaran ke depan ASDP berencana menambah dermaga yang saat ini berjumlah 7 dermaga dengan dermaga reguler 5 unit, 1 dermaga infinity, 1 dermaga plengsengan. Penambahan dermaga direncanakan akan berjumlah menjadi 10 unit.
Pantauan Cendana News, intensitas kendaraan yang akan menyeberang dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa mulai menunjukkan peningkatan diantaranya bus bus pariwisata yang memanfaatkan waktu liburan akhir pekan. Meski demikian, beberapa loket pembelian tiket kendaraan dan pembelian tiket penumpang pejalan kaki masih terlihat normal.[Henk Widi]