ICA Sulut Desak Pemerintah Lestarikan Kuliner Khas Daerah

MINGGU, 10 APRIL 2016
Jurnalis : Ishak Kusrant / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Ishak Kusrant 

MANADO — Pengurus Indonesia Chef Association (ICA) Sulawesi Utara (Sulut) mendesak pemerintah daerah melestarikan kuliner khas daerah seperti Tinutuan (Bubur Manado) dengan menggelar event festival kuliner untuk mengangkat potensi wisata daerah khususnya destinasi kuliner. Hal ini ditegaskan Ketua ICA Sulut, Deky Wuy pada Cendana News, Minggu (10/4/2016).
Kuliner Bubur Manado dalam Festival Kuliner yang disajikan dalam buah labu
Menurut Deky, kuliner khas daerah seperti bubur Manado sudah terkenal hingga ke Mancanegara namun karena kurang dilestarikan sehingga kurang diminati oleh wisatawan luar negeri.
“Saya sering mendampingi turis asing saat menginap di beberapa resort, namun saat di sajikan bubur Manado mereka kurang menyukai, lebih banyak wisatawan daerah baik dari pulau jawa maupun kalimantan, padahal kandungan gizi bubur Manado sangat tinggi karena dibuat dengan bumbu alami, yaitu campuran sayur khas daerah yang mengandung khasiat yang sangat baik untuk kesehatan,” tegas Deky.
Deky menambahkan, pemerintah daerah baik di Sulut maupun Manado dan Kabupaten kota baru di lantik beberapa minggu sehingga punya banyak waktu untuk menyusun birokrat yang mampu mengangkat wisata daerah khususnya destinasi kuliner agar kunjungan wisatawan bisa meningkat.
“Saya harapkan festival kuliner menjadi kalender event pemerintah daerah dan bukan hanya dibuat oleh satu atau dua kelompok saja tapi bisa kolaborasi dengan kampus pariwisata seperti STIEPAR,” kata Wuy.
Lihat juga...