Harga Tak Stabil, Petani Rumput Laut Minta Campur Tangan Pemerintah

JUMAT, 22 APRIL 2016
Jurnalis : Fahrul / Editor : Rustam / Sumber Foto : Fahrul
SUMENEP –  Petani rumput laut di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mengeluh, karena harga sering tidak stabil pada musim panen. Mereka minta agar pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap masalah ini. Pemerintah diharapkan dapat mengatasi tidak stabilnya harga di pasaran. 


Selama ini meskipun harga seringkali tidak stabil,  petani yang bercocok tanam rumput tetap bertahan, sebab pekerjaan itu merupakan satu-satunya tempat mencari nafkah dalam memenuhi kebutuhan keluarganya. Ironisnya pihak terkait terkesan lepas tangan, walaupun tidak stabilnya harga sering terjadi, pemerintah daerah belum pernah ikut mencarikan solusi.
“Petani rumput laut memang sudah sering mengalami kerugian, karena ketika masa panen harga di pasaran sering anjlok, akibatnya banyak yang rugi. Tetapi pemerintah belum pernah mencari solusi untuk mengatasi itu, sebab hampir setiap masa panen harga itu rendah,” kata salah seorang petani rumput laut Desa Padike, Kecamatan Talango, Jumat (22/4).
Disebutkan, bahwa dengan kondisi kerugian yang sering dialami oleh para petani rumput laut, seharusnya pemerintah daerah ini memperhatikan jalan keluar agar petani tersebut tidak selalu merugi, karena selama tidak ada campur tangan pihak terkait ketentuan harga rumput laut bisa saja dipermainkan, sehingga ketika harga rendah petani yang akan menjadi korban.
 “Ya kalau setiap panen harga rumput laut terus anjlok sepertinya petani tidak akan bertahan lama, makanya sangat penting tangan pemerintah untuk ikut campur dalam masalah yang dialami petani ini, entah bagaimanapun caranya yang terpenting ada jalan keluarnya,” jelasnya.
Selama ini para petani rumput laut yang ada di ujung timur Pulau Madura ini kebanyakan menjual hasil panen tanaman garapannya tanpa diolah, sebab bagi mereka hanya itu cara yang paling mudah, karena untuk mengolah rumput laut tersebut masih belum memiliki keterampilan.
Mereka berharap kedepan pemerintah daerah memperhatikan nasib para petani laut, sehingga bisa mempunyai keterampilan mengolah rumput menjadi produk yang bisa menembus pangsa pasar lebih luas serta mampu harga yang menjanjikan.  
Lihat juga...