KAMIS, 21 APRIL 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Turmuzi
MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi membantah, kalau hilangnya Direktur Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB, dr. Mawardi Hamry ada kaitannya dengan kasus korupsi pembangunan gedung baru.
![]() |
| Direktur RSUP NTB, dr. Mawardi Hamry yang sudah satu bulan sudah menghilang |
“Sejauh yang saya tahu, temuan Badan Pemeriksa Keuangan pada proses pembangunan RSUP Provinsi NTB tidak ada ada temuan signifikan terjadinya penyimpangan, termasuk juga croscek di aparat kepolisian” kata Majdi di Mataram, Kamis (21/4/2016).
Diakui Majdi, dalam setiap proses kebijakan pembangunan, termasuk pembangunan RSUP NTB, selalu ada pihak yang merasan tidak puas dan melakukan aduan, tapi dari hasil pemeriksaan BPK memang tidak ditemukan penyimpangan.
Namun demikian, hilangnya Dirut RSUP NTB karena dugaan kasus korupsi pembangunan gedung baru, masih sangat kecil kemungkinan menjadi penyebabnya.
“Belum ada kepastian sampai sekarang, jadi kita tidak bisa berspekulasi dan aparat kepolisian sampai sekarang masih komit melakukan proses pencarian,” tutupnya.