RABU, 13 APRIL 2016
Jurnalis: Eko Sulestyono / Editor : Gani Khair / Sumber foto: Eko Sulestyono

DKI. JAKARTA—Pada pukul 11:30 WIB, Rabu (13/4/2016) jenazah Jacob Nuwa Wea, Menteri Tenaga Kerja (Menakertrans) di era Kabinet Gotong Royong Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri telah diberangkatkan dari Gereja Katedral Jakarta, Jalan Katedral No. 1, Jakarta Pusat menuju ke tempat peristirahatan terakhir di kompleks pemakaman San Diego Hills, Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.


Sebelum diberangkatkan menuju ke tempat peristirahatan terakhirnya, jenazah Jacob Nuwa Wea terlebih dahulu didoakan di Gereja Katedral Jakarta. Rangkaian doa dan upacara pelepasan jenazah dipimpin langsung oleh Uskup Agung Katedral Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo. Dalam sambutannya saat selesai memimpin prosesi upacara dan doa, Mgr. Ignatius Suharyo berpesan kepada keluarga agar kuat dan ikhlaskan melepas kepergian Jacob Nuwa Wea untuk selama-lamanya menuju surga berjumpa dengan Tuhan Allah.
Beberapa pejabat negara dan mantan pejabat negara tampak terlihat hadir pada saat prosesi doa dan pelepasan jenazah Jacob Nuwa Wea, antara lain adalah Yasonna Hamonangan Laoly, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Walikota Solo F.X. Rudiatmo, mantan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) A.M. Hendropriyono dan Cosmas Batubara, Menteri Tenaga Kerja pada masa Pemerintahan Presiden Soeharto.
Ratusan umat Katholik dan keluarga besar Jacob Nuwa Wea memenuhi ruangan Gereja Katedral Jakarta, mereka mengikuti semua prosesi doa dan upacara penghormatan terakhir kepada jenazah Jacob Nuwa Wea. Prosesi yang dimulai pada pukul 10:00 WIB. Sementara itu, puluhan mobil kendaraan pribadi dan beberapa bus pariwisata telah terparkir di halaman depan Gereja Katedral Jakarta, kendaraan tersebut sengaja  disiapkan oleh pihak keluarga untuk mengangkut pelayat yang ingin mengantar jenazah Jacob Nuwa Wea ke San Diego Hills.
Menkumham Yasonna Hamonangan Laoly SH., MSc., Ph.D, dalam sambutannya mengatakan “dulu semasa hidupnya Pak Jacob telah banyak berjasa kepada masyarakat, bangsa dan negara, khususnya kaum buruh yang selama tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), selamat jalan Pak Jacob, kami selalu ada di dekatmu dan tidak akan melupakan jasa-jasa dan kebaikanmu” katanya di Katedral Jakarta,  Rabu siang (13/4/2016).
Jacob Nuwa Wea (72) dilahirkan tanggal 14 April 1944 di Flores, Nusa Tenggara Timur dalam beberapa tahun terakhir diketahui menderita beberapa penyakit, antara lain stroke dan penyakit komplikasi lainnya. Setelah menjalani perawatan selama beberapa tahun, Jacob Nuwa Wea akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada tanggal 9 April 2016 di Gleneagles Hospital, Penang, Malaysia. Dari Penang, jenazah Jacob Nuwa Wea kemudian dibawa pulang ke Indonesia pada tanggal 10 April 2016, untuk selanjutnya dimakamkan siang ini di San Diego Hills, Rabu (13/4/2016).
Lihat juga...