Telan Anggaran Besar, Gedung Sains Sumenep Tak Kunjung Difungsikan

RABU, 16 MARET 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul

SUMENEP — Keberadaan gedung sains yang dibangun oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mulai menuai sorotan. Gedung yang diharapkan untuk menjadi penunjang peningkatan mutu pendidikan di ujung timur pulau garam ini tak kunjung difungsikan, sehingga bangunan yang telah selesai dibiarkan begitu saja.
Gedung sains di Sumenep
Gedung yang dibangun sejak tahun 2014 dengan anggaran yang cukup besar dinilai sangat mubadzir ketika tidak dimanfaatkan dengan baik. Dinas Pendidikan daerah setempat dinilai hanya bisa membuat program tanpa bisa menjalankannya, sangat dikhawatirkan ketika pihak terkait tidak benar-benar memiliki keinginan mengembangkan dunia pendidikan.
“Pembangunan gedung sains dan seni yang hingga saat ini tidak kunjung dimanfaatkan, padahal itu sudah menelan anggaran sebesar Rp. 750.000.000, namun pada tahun 2015 masih meminta dana tambahan kurang lebih Rp. 40.000.000, padahal gedung tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik,” kata Muhammad Suhaidi, Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS), Rabu (16/3/2016).
Disebutkan, pihaknya sangat menyesali dengan tidak difungsikannya gedung sains dan seni yang telah selesai dibangun, karena keberadaan gedung tersebut jika dimanfaatkan dengan baik akan dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan di daerah ini.
“Kami menyesali dalam ketidakmampuan Disdik dalam memanfaatkan gedung sains itu dengan baik, jadi itu menggambarkan bahwa mereka itu hanya pintar membangun tapi tidak pintar memanfaatkan, ini kan menjadi mubadzir,” jelasnya.
Bahkan pada tahun 2016, Dinas Pendidikan kembali mengajukan anggaran untuk perawatan sebesar Rp. 60.000.000, padahal gedung tersebut masih belum difungsikan, maka sangat disayangkan apabila masih belum dimanfaatkan secara terus menerus, namun sudah mengeluarkan anggaran, sehingga nantinya dapat menjadikan dunia pendidikan akan terpuruk.
“Mengapa harus ada anggaran susulan ketika tidak dimanfaatkan dengan baik, karena dari hasil pantauan kami gedung itu tidak difungsikan, padahal itu murni tujuannya untuk meningkatkan mutu pendidikan,” terangnya.
Pihaknya berharap dinas terkait segera memanfaatkan gedung sains dan seni yang sudah ada, agar pembangunan tersebut tidak hanya rusak sebelum difungsikan.
Lihat juga...