![]() |
| Hari Jadi ke-70 Muslimat NU |

Khofifah dan Jokowi Kompak Ajak Muslimat NU Perangi Narkoba
Sementara itu, Menteri Sosial sekaligus Ketua Umum Muslimat NU mengajak untuk memerangi Narkoba. Hal tersebut diwujudkannya dengan medeklarasikan dan menandatangani Laskar Anti Narkoba Muslimat NU.
Isi Deklarasi tersebut yakni:
– Muslimat NU bersatu melawan narkoba
– Mendorong semua Ibu memastikan keluarganya bebas dari narkoba
– Memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba
– Mendukung hukuman berat pengedar narkoba
– Rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba
Ia menyampaikan, menginjak usia ke-70 diharapkan Muslimat NU untuk terus ikut andil dalam pembangunan Bangsa.
“Sejak tahun 1950 Muslimat NU telah berkomitmen untuk memberantas buta aksara bagi perempuan usia produktif,”jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa Muslimat NU kini telah memiliki 9800 taman kanak-kanak, 1300 lebih taman pendidikan Alquran dan 4600 Pendidikan Usia Dini.
Menurutnya, untuk dapat mewujudkan hal tersebut diperlukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), kedisiplinan dan profesionalisme dari Muslimat NU, terangnya.
Sementara itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang turut hadir dalam acara tersebut mendukung penuh dan mengapresiasi deklarasi Laskar Anti Narkoba Muslimat NU. Menurut orang nomer sati di Indonesia ini, Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anak sekaligus benteng utama dalam pencegahan narkoba di dalam keluarga.
“Sekarang di Indonesia sudah dalam kondisi darurat narkoba, hampir setiap hari 30-50 generasi muda meninggal karena narkoba. Oleh karena itu saya sangat mengapresiasi apa yang telah di lakukan Muslimat NU melalui deklarasi laskar anti narkobanya,”ungkapnya.