SELASA, 15 MARET 2016
Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor : Fadhlan Armey / Sumber foto: Aceng Mukaram
KUBU RAYA — Puluhan warga yang didominasi bu-ibu pengajian dan anak kecil di RT 3 RW 4, Kampung Teluk Lerang, Desa Kuala Mandor A, Kubu Raya, Kalimantan Barat keracunan setelah menyantap makanan berupa mi instan buatan warga setempat.
![]() |
| Kepala Desa Kuala Mandor A, Nursalam saat diwawancara |
Kepala Desa Kuala Mandor A, Nursalam menginformasikan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, pihaknya sempat kaget mendapat kabar adanya keracunan makanan berupa mi instan yang dibuat warganya itu. Pihaknya pun melakukan koordinasi dengan pihak terkait, dalam hal ini puskesmas terdekat di Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
“Total semua 54, ibu-ibu. Ada juga anak-anak yang saat ini masih kami data,” ujar Nursalam, di Desa Kuala Mandor A, Selasa (15/3/2016).
Nursalam menyebutkan, dalam pengajian yang dilaksanakan setiap minggunya, warga selalu menyiapkan hidangan makanan bagi ibu-ibu yang ditunjuk tuan rumah. Itu dilakukan guna mendekatkan silaturahmi sesama warga.
“Sudah biasa dilakukan setiap minggu, tidak ada masalah,” jelasnya.
Nursalam mejelaskan, awalnya warga merasakan gejala mules-mules setelah menyantap hidangan mi instan buatan tersebut.
“Ada warga mules-mules. Langsung diantar ke bidan, sakit perut, dan muntah-muntah,” kata Nursalam.
Nursalam dan sejumlah warga lainnya membantu ibu-ibu korban keracunan ini dibawa ke puskesmas terdekat. Karena, mereka khawatir terjadi sesuatu pada ibu-ibu oengajian tersebut. Mereka bergerak cepat.
“Ke puskesmas Lingga. Karena itu tempat terdekat. Ada juga juga ke Pustu Desa Jawa tengah. Ada yang juga ke rumah sakit Kartika Husada milik TNI di Kabupaten Kubu Raya,” kata Nursalam, yang mengaku sempat panik atas kejadian tiba-tiba itu.
Guna penyelidikan petugas, sampel makanan berupa mi instan yang dibuat oleh warga bernama Sundari ini dibawa oleh dinas kesehatan dan pihak kepolisian.