KAMIS, 17 MARET 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : Fadhlan Armey / Sumber Foto: Turmuzi
MATARAM — Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi mengatakan, membangun tidak selalu identik dengan banyaknya bangunan mewah dan pusat perbelanjaan sebagai tolak ukur kemajuan suatu daerah.
![]() |
| Gubernur NTB< Zainul Majdi |
“Menjaga kelestarian lingkungan dan mengelolanya melalui pendekatan kearifan lokal untuk kesejahteraan masyarakat, juga merupakan bagian dari pembangunan,” kata Majdi di Mataram, Kamis (17/3/2016).
Menurutnya, mindset yang masih menjadikan banyaknya bangunan gedung dan pusat perbelanjaan, yang dijadikan sebagai tolak ukur kemajuan, itu adalah merupakan suatu kekeliruan besar dan harus diubah.
Majdi mencontohkan, dalam hal pengelolaan potensi pariwisata alam dan lingkungan, semakin dijaga dan dilestarikan, akan banyak mendatangkan keuntungan, berbeda dengan eksploitasi pertambangan, yang cendrung berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan.
“Pengelolaan pariwisata juga mampu memberikan kemaslahatan bagi semua kalangan, mulai dari wisatawan, pengusahan sampai masyarakat juga ikut serta merasakan,”sebutnya.
Lebih lanjut Majdi menambahkan, pembangunan dengan menjaga kelestraian lingkungan, tentunya membawa keuntungan secara finansial, keberadaannya juga bisa terus dinikmati dan diwariskan untuk anak cucu kita.