Jelang Jumat Agung Ribuan Peziarah Mulai Padati Larantuka

KAMIS, 24 MARET 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary

MAUMERE — Ribuan peziarah memasuki kota Larantuka baik melewati jalur laut, udara maupun darat. Sejak hari Senin (22/3/2016) hingga Kamis (24/3/2016) tiga kapal fery hilir mudik mengangkut rombongan dari Kupang, Ibukota Provinsi NTT.
Ribuan peziarah tiba di Larantuka
Erin salah seorang peziarah asal Kupang yang ditemui Cendana News, Kamis (24/3/2016) mengatakan, dirinya bersama rombongan datang menggunakan KMP Sirung dari Kupang menempuh perjalanan selama 16 jam. 
Dengan menghadiri rangkaian kegiatan Semana Santa di Larantuka dirinya berharap peristiwa iman umat Kristiani lebih baik lagi. Rangkaian ritual merupakan warisan Portugis yang unik dan hanya ada di Larantuka.
“Semua peziarah tentu mempunyai ujud masing-masing dalam mengikuti ritual ini. Saya berharap agar ritual tahun ini bisa berlangsung dengan aman dan lancar,” ungkapnya.
Bartolomeus Dedy seorang peziarah lainnya yang ditemui usai turun dari KMP Sirung di pelabuhan fery Waibalun kota Larantuka menyampaikan, dirinya baru pertama hadir mengikuti Semana Santa di Larantuka. Setelah mendengar kesaksian teman tentang ritual ini, dirinya tertarik dan datang mengajak seluruh anggota keluarganya.
“Tentu kami mempunyai ujud pribadi dan harapan yang ingin disampaikan saat mengikuti ritual ini bisa terwujud,” terang Dedy.
Data yang didapat Cendana News dari pihak Syahbandar Larantuka menyebutkan, selain menumpang kapal fery para peziarah juga datang menggunakan kapal Pelni Sirimai dan Nggapulu. Peziarah yang menggunakan kedua kapal ini diperkirakan berjumlah lebih kurang 5 ribu orang.
Sementara itu penumpang kapal ferry sejak Senin (21/3/2016) diperkirakan mencapai 6 ribu orang. KMP Sirung yang tiba Kamis (24/3/2016) mengangkut 800 peziarah dari Kupang. Juga terdapat ribuan peziarah asal kabupaten Lembata yang datang menggunakanbelasan kapal laut sejak Rabu (23/3/2016) hingga Kamis (24/3/2016).
Pantaun Cendana News di dermaga Larantuka, belasan kapal laut dari pulau Adonara dan Lembata terlihat hilir mudik mengangkut penumpang sejak pagi jam 9.00 wita hingga pukul 17.00 wita.Selain itu juga, terdapat peziarah dari kota Maumere dan beberapa kota di wilayah barat Larantuka tiba menggunakan bus umum, bus carteran dan sepeda motor.
Hampir semua pertigaan dan perempatan jalan petugas dari dinas Perhubungan kabupaten Flotes Timur serta aparat kemananan baik Polisi,Brimob, TNI AL, TNI AD berjaga di setiap posko yang di sediakan. Beberapa ruas jalan di dalam kota khususnya jalur jalan di depan kapela Tuan Ma dan Tuan Ana ditutup sejak Kamis (24/3/2016) pagi.
Lihat juga...