![]() |
| Pasar Legi, Solo, Jawa Tengah |
“Harga bawang merah terus naik, sekarang mencapai Rp. 40 ribu. Harga ini baru berlangsung tiga hari lalu,” ucap Ngatmi, salah seorang pedagang bawang merah di Pasar Legi, Solo, kepada Cendana News, Sabtu siang (26/03/16).
Padahal menurut Ngatmi, harga bawang merah sebelumnya hanya Rp. 25 ribu per kilogram. Melonjaknya harga bawang merah diakibatkan sulitnya pasokan bawang merah dari berbagai daerah, seperti Semarang, Brebes, dan Pemalang menurun akibat gagal panen. “Harga paling tinggi Rp. 40 ribu perkilo, kalau di pengecer sampai Rp. 45 ribu per kilogramnya,” paparnya.
Akibat kenaikan harga bawang merah yg cukup tajam, Ngatmi mengaku kesulitan menjual barang daganganya. Di mana sebelumnya ia bisa menjual 5 kwintal bawang merah per hari, kini hanya 2 kwintal saja. “Biasanya bisa jual 5 kwintal, kini harga mahal cuman 2 kwintal mentok,” keluhnya.
Kenaikan harga bawang merah juga dirasakan para pembeli, salah satunya Sajiyem. Ia pun harus mengurangi jumlah pembelian akibat naiknya harga bawang merah. “Sebenarnya juga mengeluh, tapi tetep dibeli juga. soalnya butuh ,” ungkapnya.
Tak hanya bawang merah, bawang putih juga mengalami kenaikan, namun tidak terlalu tajam seperti bawang merah. Bawang putih yang biasanya di jual dengan harga Rp.30 ribu perkilogram, kini naik menjadi Rp 38 ribu perkilogram untuk yang jenis super. Sementara harga cabai juga masih bertengger di kisaran Rp.56 ribu per kilogram.