Belum Miliki Perda Pariwisata, Investor Enggan Masuk ke Sumenep

KAMIS, 10 MARET 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul

SUMENEP — Belum adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pariwisata di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur membuat banyak investor tidak berani masuk, sehingga perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata belum signifikan.
Achmad Fauzi, Wakil Bupati Kabupaten Sumenep
Pihak eksekutif meminta legislatif agar segera menyelesaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pariwisata, sebab meskipun daerah ini memiliki banyak potensi wisata, jika belum didukung dengan aturan yang memiliki kekuatan hukum jangan ada investor yang akan masuk dan mengelola objek wisata yang ada di ujung timur pulau garam.
“Kalau tanpa ada kepastian hukum, siapa yang mau investasi, semua akan takut kalau Perdanya belum selesai, jadi jika tidak ada payung hukumnya investor lari tidak berani,” kata Achmad Fauzi, Wakil Bupati Kabupaten Sumenep, Kamis (10/3/2016).
Menurutnya, bahwa keberadaan Peraturan Daerah (Perda) tentang pariwisata sangat dibutuhkan di daerah ini, sehingga investor yang ingin masuk tidak was-was. 
“Makanya Raperda pariwisata memang segera diselesaikan, agar para investor tidak merasa takut untuk masuk dan melakukan investasi ke daerah ini,” jelasnya.
Selain itu ia juga meminta kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di daerah ini untuk segera menyelesaikan beberapa Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan diajukan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, agar supaya cepat segera dibahas.
Apabila Peraturan Daerah (Raperda) tentang pariwisata tidak kunjung selesai jangan harap pengembangan wisata di daerah ini berkembang dengan baik, sehingga sangat disayangkan ketika kekayaan objek wisata yang dimiliki tidak mampu menyumbang pendapatan besar tehadap daerah.
“Kalau Perda wisata itu sangat mendesak, karena beberapa waktu lalu ada investor yang tanya tentang Perda tersebut, sebab mereka juga butuh keamanan. Jadi kita harus siap, karena pemerintahan itu bisa maju harus ada peran swasta, jika tidak ada jangan harap akan maju,” pungkasnya.
Lihat juga...