JUMAT, 11 MARET 2016
Jurnalis : Koko Triarko / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Koko Triarko
YOGYAKARTA — Tiga rumah warga di pedukuhan Ngablak, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta, terancam longsor akibat robohnya talud pengaman di aliran Sungai Opak pedukuhan setempat. Ketiga warga yakni, Mugi, Lestari dan Purwanto, pun tak bisa nyenyak tidur, lantaran longsor yang telah menggerus bagian belakang rumah sangat membahayakan.
![]() |
| Rumah yang terancam longsor |
Lestari yang ditemui di rumahnya menjelaskan, longsor yang menggerus bagian belakang rumahnya dipastikan akan meluas seiring dengan semakin tingginya intensitas hujan akhir-akhir ini. Untuk itu, Lestari dan dua warga senasib dengannya mengaku tak mampu memperbaikinya.
“Sementara ini saya hanya menutupinya dengan terpal, untuk meredam curah hujan yang bisa semakin menggerus tanah”, ungkap Lestari, Jumat (11/3/2016) .
Longsor yang mengancam rumah Lestari dan dua warga lainnya sudah terjadi sejak Oktober 2015. Namun pada Selasa, 8 Maret 2016 longsor kembali terjadi dan semakin meluas. Jika sebelumnya longsor terjadi di bagian barat, pada Selasa kemarin longsor terjadi di bagian selatan.
Lestari dan dua warga lain yang rumahnya terancam longsor, mengaku sudah melaporkannya ke perangkat desa setempat. Pada Oktober 2015, lalu, katanya, ada peninjauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman dan Koramil setempat. Waktu itu, pihaknya dijanjikan akan diberi bantuan bronjong dan batu dengan biaya pemasangan ditanggung sendiri.
“Tapi, hingga sekarang bantuan itu belum juga datang”, ujarnya.
![]() |
| Lestari, Warga di Sleman |
Sudah limapuluh tahunan lebih Lestari bersama suaminya tinggal di rumahnya yang berada di timur Sungai Opak secara turun-temurun. Kini, dengan terjadinya longsor yang sudah memakan sebagian dari bangunan belakang rumahnya, Lestari tak berani menggunakan kamar mandi dan dapurnya.
Sebagai warga kecil yang hanya berjualan angkringan di kawasan dekat Candi Prambanan, Lestari pun mengaku kesulitan jika harus mengadakan bronjong dan batu sendiri. Karena itu, ia berharap ada pihak lain yang bersedia membantunya.
