BAN : Kompetensi Bahasa Inggris dan Teknologi Penting di Era MEA

RABU, 23 MARET 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA — Menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) berbagai kompetensi harus dimiliki oleh para generasi muda terutama mahasiswa. Diantaranya penguasaan bahasa asing dan teknologi.
Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed berikan arahan pada mahasiswa
“Kompetensi bahasa Inggris perlu di era MEA demi menambah nilai lebih bagi seorang profesional,” terang Ketua Badan Akreditasi Nasional (BAN) Sekolah dan Madrasah, Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed didepan puluhan mahasiswa di Gedung UMS, Rabu (23/3/2016).
MEA menjadi sebuah peluang bagi setiap warga negara yang tergabung didalam ASEAN untuk dapat berkarir dan membuka usaha seluas-luasnya. Untuk menjadi profesional yang unggul harus meningkatkan kualitas dengan cara menguasai bahasa Inggris dan teknologi.
“Harus dibiasakan menggunakan bahasa Inggris di dalam lingkungan kampus misalnya saat jam kuliah,” tukasnya.
Pria kelahiran Kudus ini menambahkan ada tiga hal yang bisa dipersiapkan oleh seorang mahasiswa dalam pengembangan kinerja dan usaha mandiri yakni dengan cara berbagi (sharing), jaringan (networking) dan pertemanan (partnership).
“MEA membuka kesempatanmu untuk bekerja di Singapura, Malaysia, Filipina, Brunei Darussalam sebagai seorang profesional,” jelasnya.
Rektor UMS, Sukadiono menambahkan seluruh lulusan UMS harus memiliki sertifikat Test of English for International Communication (TOEIC) mulai dari tahun ini. Diharapkan bisa menjadi tambahan kualitas dari masing-masing mahasiswa.
“Alumnus kami persiapkan untuk mampu menghadapi MEA, salah satunya dengan sertifikat TOEIC mulai tahun ini,” pungkasnya.
Lihat juga...