Warga Manfaatkan Sawah yang Terendam Banjir untuk Beternak Itik

JUMAT, 12 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Agus Nurchaliq / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Agus Nurchaliq

TUBAN — Meski puluhan hektar sawah di desa Kanorejo Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban terendam banjir akibat meluapnya Sungai Bengawan Solo, namun masyarakat justru bersyukur dan menganggapnya sebagai berkah. Hal ini disampaikan Pidono salah seorang warga yang juga menjabat sebagai Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Tuban.
Ternak Itik
Menurutnya, kedatangan banjir tahun ini bagi masyarakat desa Kanorejo tidak dianggap sebagai sebuah bencana, karena banjir datang setelah panen, sehingga sangat sedikit tanaman pangan yang menjadi korban.
“Datangnya banjir kali ini juga dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk menangkap ikan yang terbawa luapan air Sungai Bengawan Solo. Selain itu, menurutnya lumpur yang terbawa oleh banjir dapat membuat tanah menjadi lebih subur.,”jelasnya kepada Cendana News, Jumat (12/2/2016).
Pidono mengatakan, karena sudah terbiasa dengan banjir, di bulan-bulan seperti sekarang ini mulai Februari hingga April petani di desa Kanorejo memang jarang ada yang bertanam padi. Mereka biasanya justru berganti profesi menjadi penangkap ikan atau peternak itik.
“Petani disini selain bertani juga biasanya memelihara itik. Kalau musim penghujan seperti ini biasanya banyak petani atau warga lainnya yang melepas itiknya di area persawahan yang tergenang air,”ucapnya.
Ketua KSB Tuban, Pidono
Sementara itu, Pujiono selaku ketua SKB Tuban mengaku bahwa pada tahun 2008, 2009 dan 2013 didesanya ini pernah mengalami banjir hebat yang membuat petani gagal panen dan rumah warga kebanjiran. Namun untuk banjir tahun ini yang melanda desa Kanorejo, ia mengaku tidak ada korban dan masih dalam batas aman.
“Hanya ada dua rumah yang kemasukan air akibat banjir namun kondisinya tidak terlalu mendesak. Jalanan yang tiga hari lalu tidak dapat dilintasi sepedah motor karena banjir, kini sudah kembali bisa di lewati meski jalanan masih sedikit terendam. Bangunan sekolah juga tidak ada yang kebanjiran dan proses belajar mengajar juga berjalan lancar,”pungkasnya.
Lihat juga...