Wagub NTB Himbau Pengusaha Hotel Perbanyak Gunakan Produk Lokal

RABU, 24 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Turmuzi / Editor : ME. Bijo Dirajo /  Sumber Foto: Turmuzi

MATARAM — Banyaknya hotel yang beroprasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) diharapkan tidak hanya mencari keuntungan secara finansial semata, tapi juga harus lebih berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan mengakomodir produk lokal dan industri kreatif lain yang dimiliki.
Salah satu hotel di NTB
“Selain mencari keuntungan, keberadaan ratusan hotel yang ada juga harus lebih banyak berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat dengan mengakomodir produk loka dan hasil industri kreatif usaha kecil dan menengah” kata Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin saat berbicara di acara launcing hotel Golden Tulip, di Mataram, Rabu (24/2/2016)
Menurut Amin, di NTB banyak sekali produk lokal yang bisa digunakan, tentunya dengan kualitas tidak kalah dari daerah lain, mulai dari makanan, sayuran, hingga hasil industri kreatif seperti kain tenun sebagai penghias aksesoris hotel.
Semua itu sudah ada terdapat di NTB, sehingga tidak perlu membeli dari luar dan hal tersebut merupakan bagian dari tanggungjawab sosial pihak hotel maupun badan usaha milik swasta lain, ikut berkontribusi memajukan daerah dan meningkatkan kesejateraan masyarakat
“Pembangunan hotel atau restoran tentunya sudah melalui survey dan kajian, sehingga keberadaannyal tersebut harus memiliki multi efek positif bagi masyarakat,”sebut Amin.
Disebutkan, NTB patut bersyukur memiliki potensi yang luar biasa, ada gunung, lembah, pantai, budaya, semua lengkap. Potensi itu yang harus dikembangkan yang pada akhirnya berefek pada kesejahteraan masyarakat, karena itu, pemerintah juga sangat menyambut baik geliat invetasi yang saat ini berkembang
Sementara itu, Managing Director Golden Tulip South East Asia, Mark Van Ogtrop mengungkapkan kekagumannya terhadap pertumbuhan dan pembangunan NTB saat ini. Menurutnya, wilayah tersebut merupakan salah satu destinasi yang tepat untuk berinvestasi. Karena itu, ketersediaan sarana dan infrastruktur, seperti maskapai penerbangan sangat diperlukan untuk mendukung pembangunan tersebut.
“Kami berencana membangun tiga hotel di Lombok, yaitu di Mataram, Sanggigi dan di Mandalika resort”, ungkap Mark dalam Bahasa Inggris
Lihat juga...