Pemkot Balikpapan Ajak Masyarakat Budidaya Ikan Air Tawar

RABU, 3 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN—Sekitar 20 ribu bibit ikan air tawar akan disebar diseluruh bendungan pengendali – bendali di kota Balikpapan untuk meningkatkan populasu ikan air tawar. Hal itu karena harga ikan laut apabila saat musim angin selatan mengalami kenaikan.
Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Yosmianto
Kepala Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Balikpapan Yosmianto menerangkan pembudidayaan ikan air tawar akan terus dilakukan agar populasi ikan terus bertambah. Dengan demikian ikan air tawar ini juga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat di Balikpapan.
“Di saat musim angin selatan nelayan akan kekurangan hasil tangkapan ikan di laut. Sehingga perlu pembudidayaan ikan air tawar. Karena itu, kita galakkan terus agar masyarakat makan ikan air tawar. Namun kebiasaan makan ikan air laut sulit diubah,” ulas pria yang biasa disapa Yos.
Berdasarkan data Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan jumlah nelayan di Balikpapan sekitar 5 ribu-an. Jumlah tersebut terdiri dari pembudidaya tambak sebanyak 480 orang, pembudidaya kolam terpal mencapai 148 orang, dan pembudidaya kolam tanah sebanyak 212 orang. Sedangkan sisanya nelayan tangkap di laut.
Sementara sepanjang tahun 2015, hasil perikanan tangkap sebanyak 3.447 ton, hasil perikanan budidaya air tawar mencapai 112 ton, dan budidaya air payau sebesar 94,9 ton.
Yos menambahkan hingga kini pasokan ikan untuk konsumsi warga dalam kesehariannya didominasi oleh ikan-ikan air laut yang didapat melalui budidaya tangkap. Diketahui pelayaran laut dipengaruhi oleh cuaca dan ketinggian ombak.
“Rencananya bibit ikan air tawar yang akan disebar diantaranya ikan lele, gurame, dan nila. Disebar di empat bendali di Balikpapan. Kita juga akan bantu masyarakat yang ingin menjadi pembudidaya, syaratnya harus punya kolam,” tutupnya.
Lihat juga...