MINGGU, 21 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti
SURABAYA — Puluhan Mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya mengadakan aksi teatrikal dan pameran foto serta orasi terkait permasalahan sampah yang hingga kini belum terselesaikan. Jutaan ton sampah plastik masih mendominasi di Surabaya.
![]() |
| Aksi teatrikal mahasiswa UNIPA |
Koordinator Lapangan (Korlap), Nurmalita menerangkan, aksi ini bentuk keprihatinan mahasiswa terhadap lingkungan. Selain itu guna mensosialisasikan untuk membawa tas sendiri tanpa menggunakan kantong plastik saat berbelanja.
“Selain orasi, kami juga melakukan teatrikal dengan membuat gunungan sampah sebagai simbol tumpukan sampah dan ada pameran foto sampah hasil jepretan mahasiwa,” imbuhnya di Taman Bungkul Surabaya, Minggu (21/2/2016).
Disebutkan, saat ini masih banyak sampah plastik yang ditemukan di sungai bahkan hingga laut seperti Kali Jagir, Sidotopo bahkan sampai ke hutan bakau Wonorejo.
Ia mengharapkan, dengan adanya kebijakan kantong plastik berbayar dapat menimbulkan kesadaran masyarakat serta membawa tas belanja sendiri dapat menjadi kebiasaan.
“Selain itu kami juga membagikan 250 tas gratis kepada masyarakat. Harapannya bisa merangsang masyarakat agar tidak menggunakan tas plastik lagi,” pungkasnya.