SENIN, 15 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti
BALIKPAPAN — Pergerakan sejumlah kapal milik pengusaha yang tergabung pada Indonesia National Shipowner Association (INSA) mengalami penurunan cukup drastis sejak tahun 2015. Penyebabnya antara lain lesunya industri pertambangan dan minyak bumi.
![]() |
| Ketua Insa Balikpapan, Rahmat Mas’ud |
“Aktifitasnya dalam sehari maksimal sekitar 3 kali trip. Sebelum bisa lima hingga enam trip,” sebut Rahmat Senin (15/2/2016).
Meski ada penurunan aktifitas pergerakan kapal, Rahmat menjelaskan hingga kini 70 perusahaan pengusaha galangan kapal masih tetap beroperasi dan belum melakukan efisiensi tenaga kerja. Salah satunya dengan lebih mengedepankan pengangkutan komoditas lainnya
“Kami usahakan tidak ada pengurangan tenaga kerja. Sekarang lagi cari cara bagaimana kapal tetap beroperasi,” bebernya.
Pihaknya optimis sepanjang tahun ini aktifitas perkapalan masih mampu bertahan karena jasa perkapalan akan tetap dibutuhkan.