Kodim Balikpapan Panen Perdana Padi Perkotaan

SABTU, 20 FEBRUARI 2016
Jurnalis : Ferry Cahyanti/ Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Lahan yang terbatas dimiliki Kota Balikpapan tidak membuat patah semangat Kodim di kota ini, terbukti dengan pot ember yang ditanami beberapa bulan lalu sudah dapat dipanen
Tanaman padi yang menggunakan media pot
“Satu ember pot padi berisi 1 butir bibit yang menghasilkan 50-60 batang pohon anakan. Disini ada 1000 ember sebagai wadahnya,” ungkap Kodim Balikpapan Kolonel  Inf Heri Setya saat sambutan panen perdana padi perkotaan oleh Kodim Balikpapan.
Menurutnya, penanaman padi dengan cara melalui pot ember ini baru pertama kali di Balikpapan namun di daerah lain sudah pernah dilakukan. 
“Padi perkotaan menggunakan bibit unggul lokal bernama Serikat Tani Indonesia 13 oleh  penemu Surono Danu. Satu pot ember padi bisa menghasilkan 300 gram gabah kering,” bebernya Sabtu, (20/2/2016).
Menanam padi dengan pot ember plastik ini pertama kali di Balikpapan, dan ini menjadi inspiratif bagi warga. Mengingat lahan pertanian yang dimiliki kota ini cukup terbatas. Penanaman yang dilaksanakan oleh Kodim bekerjasama dengan IPB dan Sekolah Harapan Bangsa dalam membantu ketahanan pangan.
Dikesempatan yang sama, Kurnia Sutanto yang juga ikut menanam padi pot ember mengatakan masa tanam padi selama 120 hari dengan jumlah pot sebanyak 1.200 pot. 
“Ide menanam padi ini dari pak Dandim, dan saya ikut mendukung menanam sampai panen,” imbuhnya setelah panen dilakukan.
Kurnia mengatakan metode menanam padi seperti ini bisa dilakukan siapa saja karena tidak memakan lahan yang besar. 
“Dipekarangan juga bisa dan modalnya tidak besar karena menggunakan limbah plastik seperti tempatnya menanam,” tutupnya.
Lihat juga...