KAMIS, 25 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Zulfikar Husein / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Zulfikar Husein
ACEH — Seluruh Anggota Legislatif Fraksi Partai Aceh dari 23 kabupaten kota sepakat meminimalisir isu perpecahan. Dalam beberapa waktu terakhir, baik di daerah hingga pusat berkembang isu pemekaran di Serambi Mekkah tersebut.
![]() |
| Konferensi Pers Forum Bersama PA Ban Sigom Aceh usai menggelar pertemuan di Aula Hotel Lido Graha Lhokseumawe |
“Atas pendapat dan saran kawan-kawan membentuk wadah ini salah satunya juga untuk menjalin komunikasi dan meminimalisir isu-isu yang rentan yang dapat menimbulkan perpecahan,” ujar Halim Abe, Juru Bicara Forum Bersama Partai Aceh, Ban Sigom Aceh, Rabu (24/2/2016).
Disebutkan, isu pemekaran Aceh Louser Antara-Aceh Barat Selatan (ALA ABAS) yang disebut-sebut ingin mendirikan provinsi sendiriyang belakangan muncul kembali hanya sebuah miss komunikasi, baik komunikasi internal antara daerah dengan provinsi ataupun komunikasi Pemerintah Aceh dengan Pemerintah Pusat.
Pemekaran Provinsi Aceh, sudah merebak sejak lama. Sejumlah wilayah tengah Aceh dan wilayah barat selatan Aceh diisukan meminta berpisah dari Provinsi Aceh dan menjadi provinsi sendiri. Sejumlah kalangan di Aceh menyebutkan, isu pemekaran tersebut selalu dimunculkan ketika jelang Pemilu atau Pilkada.
Sebelumnya diberitakan, pertemuan anggota legislatif Partai Aceh yang berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (23-24/2/2016) di Lhokseumawe, Aceh, telah berakhir. Hasil pertemuan, para anggota dewan itu sepakat membentuk sebuah forum bersama untuk memperjuangkan butir-butir MoU Helsinky yang belum tuntas.