DPRD Sumenep Minta Pemda Bantu Petani Korban Banjir

SENIN, 15 FEBRUARI 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul

SUMENEP — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep meminta dinas terkait untuk melakukan survei tanaman padi di beberapa daerah yang dimungkinkan terserang penyakit akibat rendaman banjir, sehingga dapat mencarikan solusi dalam menanggulanginya dan menekan kerugian petani.
Nurussalam, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumenep
Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Nurussalam menyebutkan, langkah tersebut salah satu cara meringankan kerugian petani akibat dampak banjir yang mengenangi lahan mereka.
“Jika kemudian itu terjadi, maka harus ada bantuan bibit kepada petani, sehingga sedikit tertanggulangi kesulitannya akibat terendam karena banjir,” jelasnya kepada Cendana News di Sumenep, Senin (15/2/2016).
Disebutkan, perlu ada kerjasama antara Dinas Pertanian (Disperta) dengan Dinas Pengairan terkait saluran air yang sering menjadi penyebab banjir, sehingga bisa diselesaikan dalam waktu cepat.
“Itu perlu ada singkronisasi kegiatan setiap perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang akan dilakukan tiap tahun, sehingga masalah yang dialami masyarakat tidak kembali terulang,” paparnya.
Disebutkan juga, pihaknya tahun kemarin sudah menyampaikan rekomendasi kepada Disperta, seperti perlunya bantuan bibit dan bagaimana dilakukan singkronisasi dengan dinas terkait lainnya. Sehingga, beberapa daerah yang sering menjadi langganan banjir seperti Desa Sendir, Kecamatan Lenteng, Desa Babbalan, Patean, Kecamatan Batuan dan Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi bisa terbebas dari kerugian.
Pihaknya berharap pemerintah daerah memfokuskan sebuah program yang dapat membantu masyarakat di daerah tersebut, agar pada saat musim hujan tahun depan tidak lagi tergenang banjir.
Lihat juga...