Akademisi: Listrik Tenaga Kincir Angin Dapat Direalisasikan di Indonesia

RABU, 17 FEBRUARI 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA — Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Dr. Marwan Rosyadi berhasil meneliti bagaimana menganalisis jika wind turbin (kincir angin) hilang daya agar cepat kembali normal di Jepang.
Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS), Dr. Marwan Rosyadi
“Kincir angin terapung yang ada di Fukushima Jepang diharapkan juga bisa direalisasikan di Indonesia demi menemukan sumber energi terbarukan dengan angin,” ujar Marwan kepada Cendana News di ruang auditorium UMS, Rabu (17/2/2016).
Selama ini Marwan melakukan penelitiannya di Hokkaido, Jepang. Ia berharap energi terbarukan dari angin ini juga bisa dilakukan di Indonesia dan diaplikasikan di lautan.
“Seluruh negara maju berorientasi dengan RE Uni Eropa bahwa ditahun 2050 nanti 100 persen pasukan energi listrik dari sumber energi terbarukan bukan dari energi fosil,” imbuhnya.
Peneliti di Laboratory of Electric Machinery, Dept. of Electrical and Electronic Engineering, Kitami Institute of Technology, Hokkaido, Jepang ini berharap agar nantinya Indonesia memiliki kincir angin yang bisa menghasilkan listrik dengan memanfaatkan angin di lautan.
“Indonesia harus bergerak cepat agar nanti tidak mengalami krisis listrik dan terkena pembatasan penggunaan energi fosil,” pungkasnya.
Lihat juga...