SELASA, 26 JANUARI 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: Gani Khair / Sumber foto : Ebed De Rosary
MAUMERE—Penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Sikka, Sabtu (30/01/2016) tetap dilaksanakan meski pagu (batas tertinggi) anggaran belum dicairkan. Guna mengatasi hal ini, para camat dan kepala desa diminta menanggulangi terlebih dahulu segala biaya untuk keperluan panitia Pilkades baik di desa maupun di kecamatan.
![]() |
| Kepala Kantor Pemerintahan Desa Kabupaten Sikka,Robertus Ray,S. Sos |
Hal ini disampaikan Kepala Kantor Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Sikka, Robertus Ray,Ssos yang ditemui Cendana News, Selasa (26/01/2016). dikatakan Robert demikian sapaannya, dirinya sudah mengumpulkan para kepala desa dan meminta agar dana yang ada di desa maupun kecamatan bisa dipergunakan dahulu sambil menunggu pencairan dana oleh kantor Pemdes Sikka pada pertengahan bulan Februari mendatang.
“Semuanya harus tetap jalan, apapun yang terjadi. Saya sudah koordinasikan dengan camat dan kepala desa. Apa yang menjadi tanggung jawab camat dan kepala desa saya minta mereka untuk diatasi dahulu,” ujar Robert.
Meski tak memiliki dana, Robert menjamin penyelenggaran Pilkades serentak tetap digelar. Semua tahapan sebutnya sudah berjalan sesuai tenggat waktu dan aturan yang sudah ditetapkan. Logistik terkait pencoblosan dan perhitungan suara sudah disiapkan dan pengiriman logistik dijadwalkan tiga hari tanggal 27 sampai 29 Januari saat masa tenang. Dana untuk menyiapkan logistik berupa surat suara,tinta,bantalan dan alat coblos ditanggulangi kantor Pemdes.
![]() |
| Kantor Pemerintahan Desa Kabupaten Sikka |
“Untuk pengiriman logistik saya meminta siapa saja yang punya dana dan kendaraan untuk membantu dahulu dan nanti pasati biayanya akan diganti setelah dana cari,” sebutnya.
Pagu (batas tertinggi) anggaran yang disiapkan melalui APBD II Sikka untuk membiayai Pilkades serentak tahun 2016 beber Robert sebesar 1 miliar rupiah lebih.dana tersebut sambungnya belum bisa dicairkan karena proses administrasinya belum beres.Jika proses administrasinya beres ungkap robert maka dana yang ada bisa dicairkan awal bulan Februari atau paling lama pertengahan Februari 2016.
“Bupati sudah perintahkan tanggal 30 janauri 2016 Pilkades serentak dilaksanakan, jadi kami harus melaksanakan apa yang sudah ditetapkan,” pungkasnya.
Kepala Desa Egon Gahar Nicolaus Emanuel, Ssos yang ditemui di lokasi pengungsian Gunung Egon di kantor camat Mapitara, Minggu (24/01/2016) mengaku desanya tidak memiliki dana banyak untuk membiayai Pilkades. Apalagi dalam situasi bencana seperti saat ini, pihaknya harus mengeluarkan dana untuk berbagai keperluan.
