Pengembangan Produksi Jagung Diharapkan Tidak Merusak Kawasan Konservasi Hutan

SELASA, 19 JANUARI 2016
Jurnalis: Turmuzi / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Turmuzi

MATARAM—Meski pemerintah terus berupaya mendorong peningkatan produksi tanaman jagung, tapi upaya tersebut diharapkan tidak sampai merusak kawasan hutan konservasi yang dilindungi untuk membuka lahan baru sebagai tempat menanam.

Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi

“Selain padi, peningkatan produksi jagung juga terus dilakukan, tapi jangan sampai upaya tersebut kemudian tidak sampai mengorbankan kawasan hutan konservasi membuka lahan untuk menanam jagung” kata Kepala Dinas Pertanian NTB, Husnul Fauzi di Mataram, Selasa (19/1/2016)
Menurutnya petani bisa saja menanam jagung di sekitar areal pegunungan yang diperbolehkan, tapi kalau kawasan hutan yang masuk kawasan konservasi jelas menyalahi aturan, karena bagaimana kawasan hutan hutan konservasi merupakan kawasan dilindungi
Dikatakan hingga sekarang, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Dompu merupakan Kabupaten penghasil terbesar produksi jagung di NTB dan sebagian lagi disumbang Kabupaten Lombok Barat
“Produksi jagung NTB tahun 2015 saja, jumlahnya mencapai 22 persen, hampir satu juta ton dan 2016 sekarang produksi jagung kita diharapkan bisa lebih meningkat” ungkapnya
Lihat juga...