Pelajar Surabaya Serukan Anti Terorisme, Narkoba, Miras dan Pornografi

RABU, 20 JANUARI 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Charolin Pebrianti

SURABAYA—Ratusan siswa SMP Muhammadiyah Se-Surabaya menggelar aksi menolak adanya aksi terorisme di Indonesia. Contoh terbaru yakni aksi terorisme di Jalan Thamrin, Jakarta. Para siswa ini mengutuk keras aksi bom tersebut.


Koordinator Lapangan, Diki Satryo Mulyo menjelaskan aksi ini didasari dari rasa kekesalan akibat aksi teroris di Jakarta.
“Jangan ada aksi teror lagi, pemerintah harus siap membasmi teroris,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/1/2016).
Sebanyak 500 siswa memakai ikat kepala bertuliskan ‘Save Indonesia’, selain itu juga membawa berbagai kertas dengan tulisan berisikan penolakan aksi terorisme, anti narkoba dan minuman keras, anti tontonan di televisi yang berisikan pornografi, dan menjaga anak-anak dari aksi kekerasan seksual.
“Apalagi sekarang banyak aksi kekerasan seksual yang dilakukan oleh predator seksual, tentu hal ini sangat buruk dampaknya bagi generasi muda,” ujarnya kepada wartawan di sela-sela aksi.
Salah satu peserta aksi, Vini Klawina mengaku tidak takut dengan ancaman bom dan mengutuk keras aksi terorisme di Indonesia.
“Teroris seenaknya meledakkan bom dan tidak memikirkan dampaknya kepada generasi muda seperti apa, yang jelas kita tidak takut,” tutupnya.
Lihat juga...