SELASA, 5 JANUARI 2016
Jurnalis: Aceng Mukaram / Editor: Gani Khair / Sumber foto: Aceng Mukaram
KUBU RAYA—Nama lengkapnya Mahfud Samsul Hadi, SH. Ia lelaki asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Lelaki lajang berusia 44 tahun merupakan aktvis Radio Komunitas (Rakom) di Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat (kalbar).

Pendatang asal Madura yang sudah menetap selama 8 tahun di Kubu Raya inilah pendiri Rakom Ambawang Community (Ambcom). Ambcom didirikan pada tahun 2013 sebagai respon atas kebutuhan masyarakat akan informasi. Baik informasi antar komunitas teknologi, lingkungan dan informasi lainnya.
Mahfud mengaku bahwa menjadi aktivis Rakom memiliki kebanggaan tersendiri karena bisa membuatnya lebih dekat dengan masyarakat kelas menengah ke bawah. “Bangga, karena pendengar Ambcom mayoritas petani, pedagang, dan wirausaha. Tapi ada juga pelajar dan mahasiswa,” jelasnya.
Sebagai pendatang, Mahfud menyatakan dengan aktif di Rakom, ia bisa lebih dekat juga dengan penduduk asli Kubu Raya sehingga tujuan berdirinya Rakom pun tercapai, yaitu menjalin persatuan antar anak bangsa, apapun latar belakang suku dan agamanya.

Perihal peran Rakom sendiri, ia menjelaskan bahwa masyarakat sangat senang dengan keberadaan Rakom karena masyarakat bisa lebih cepat menerima informasi.
“Pengakuan pendengar, mereka merasa terbantu dengan adanya Rakom karena mereka bisa dapatkan informasi,” lanjutnya.
Disinggung masalah pendapatan, Mahfud menjelaskan tidak ada pihak yang memberikan gaji kepada 15 anggota Ambcom yang juga merangkap sebagai penyiar radio. “Semua perlengkapan kami beli secara swadaya, sedikit demi sedikit, tim yang bekerja di sini juga anggota komunitas, kami sadar ini bukan pekerjaan yang bisa mendatangkan banyak uang, karena pendapatan kami adalah rasa bahagia karena sudah berbagi informasi dengan saudara sebangsa se-tanah air yang ada di Kubu Raya,” ucapnya yakin.
Mencerdaskan masyarakat, menurut Mahfud bisa menjadi tanggung jawab siapa saja yang mau secara sadar berbagi. Dalam Ambcom, prestasi adalah ketika kami diterima oleh masyarakat dan masyarakat merasakan manfaat atas keberadaan Rakom. Baik manfaat dalam hal memperoleh informasi juga manfaat untuk selalu menjalin rasa persatuan sebagai sesama anak bangsa. Demikian Mahfud menutup pembicaraan dengan Cendana News pada Selasa (5/1/2016).