![]() |
| Suasana acara bersih pantai |
Tren
- Khilafah Tunggal Vs Kolaborasi Realistis
- Serangan AS‑Israel ke Iran Perspektif Hukum Internasional
- Zakat Instrumen Keadilan Sosial
- Kontrak Sosial dalam Islam
- Korporasi Transmigran dan Defisit Kedelai
- Antek Asing vs Resiprositas
- Pola Kritik Era Prabowo
- Ekonomi Ramadhan
- BEM dan Mental Inlander
- LPDP Prioritas Aktivis
SELASA, 26 JANUARI 2016
Jurnalis: Henk Widi / Editor: Sari Puspita Ayu / Sumber foto: Henk Widi
LAMPUNG—Ratusan warga Lampung Selatan yang berasal dari berbagai organisasi sosial, sekolah, perguruan tinggi, instansi pemerintah diantaranya Dinas Kebersihan dan Pertamanan Lampung Selatan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Massa (Ormas) serta warga masyarakat melakukan bersih Pantai Bom Kalianda. Kegiatan bersih pantai dilakukan di area dermaga bom Kalianda yang merupakan salah satu kawasan wisata bahari dan kuliner di ibukota Lampung Selatan.
Kegiatan bersih-bersih lingkungan bersama yang dipusatkan di kawasan wisata kuliner Dermaga Bom Kalianda tersebut menurut ketua penyelenggara Ibnu Kholdun yang juga selaku ketua DPP Pemuda Pencita Alam ( Pancala) Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu kegiatan organisasi Pancala dan merupakan bentuk kerja nyata DPP Pancala Lampung Selatan.
“Kita melibatkan berbagai kalangan mulai dari pelajar,organisasi masyarakat serta instansi lain untuk bersama memulai melakukan langkah nyata menjaga kebersihan lingkungan dan lokasi Pantai Bom Kalianda kita pilih karena merupakan tempat publik yang sering dikunjungi warga dan berpotensi volume sampah yang cukup tinggi dan harus kita bersihkan,”ungkap Ibnu Kholdun saat diwawancarai media Cendananews.com disela sela kegiatan bersih pantai Selasa(26/1/2016)
Menurut Ibnu Khlodun DPP Pancala terbentuk dari kegelisahan pemuda Lampung Selatan yang prihatin atas aktifitas masyarakat yang masih belum menyadari pentingnya membuang sampah pada tempatnya.Pancala merupakan organisasi non pemerintah yang bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan serta pelestarian keanekaragaman hayati Lampung Selatan.
Kegiatan bersih pantai yang dilakukan oleh DPP Pancala tersebut diharapkan bisa mengubah pola pikir masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Menurut Ibnu Kholdun kegiatan yang mengusung tema “Gaya Hidupku Gaya Bersih” diadakan dengan memberikan kesempatan berpartisipasi aktif kepada seluruh pemuda pemudi,mahasiswa se Lampung Selatan, organisasi masyarakat dengan jumlah kurang lebij 100 pemuda pemudi, 240 pelajar SMA, serta 120 mahasiswa, 320 organisasi masyarakat serta puluhan anggota TNI dan Polri.
Kegiatan bersih pantai berdasarkan pantauan Cendana News, diawali dengan melakukan bersih pantai di area wisata kuliner Dermaga Bom Kalianda. Lokasi yang dibersihkan oleh ratusan warga yang terlibat diantaranya Ampi Teater berbentuk lingkaran, panggung permanen, area dermaga, Tempat Pendaratan Ikan (TPI), pasar ikan higienis, selain itu dilakukan bersih pantai sepanjang 1 kilometer mulai Pantai Bom Kalianda hingga Pantai Sanggar Kalianda.
Salah satu peserta aksi bersih pantai diantaranya Fitrianingsih dari Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam salah satu perguruan tinggi di Lampung Selatan mengaku sangat senang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku aksi bersih-bersih di Lampung Selatan merupakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan diharapkan bisa dilakukan secara berkelanjutan bukan hanya sekali saja.
”Kalau bisa aktifitas bersih-bersih bukan hanya dilakukan di area pantai tapi di berbagai area publik di Lampung Selatan yang berpotensi kotor oleh sampah,“ungkapnya.
Ia mengakui saat ini di beberapa area publik Lampung Selatan aktifitas kebersihan masih sebatas dilakukan oleh Dinas Kebersihan sementara itu masih banyak masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Meski telah dilakukan pembersihan namun sampah masih banyak terlihat di beberapa titik di Lampung Selatan.
Peserta aksi bersih pantai dari berbagai elemen tersebut melakukan aksi bersih pantai dengan membawa kantong plastik, karung serta tempat sampah dan melakukan pemilahan sampah di sepanjang lokasi yang dibersihkan. Pemilahan sampah tersebut dilakukan diantaranya dengan memilih sampah organik dan sampah non organik.
“Pemilahan sampah organik dan non organik dilakukan untuk memudahkan petugas kebersihan membawa ke tempat pembuangan akhir yang telah menyiapkan mobil beberapa unit untuk pengangkutan,” ungkap Tohari, salah satu panitia.
Berdasarkan data Pancala aksi bersih pantai tersebut berhasil mengumpulkan sampah sekitar 15 ton sampah berbagai jenis. Sebanyak dua kendaraan truk sampah dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Kabupaten Lampung Selatan disiagakan untuk membawa sampah yang sudah terkumpul dan dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Way Lubuk Kecamatan Kalianda. (Berita foto: Suasana Gotong Royong Bersih Pantai di Pantai Bom Kalianda Lampung Selatan)
Lihat juga...