Media Semai Cetak dan Limbah Air Mineral Hasilkan Jutaan Bibit Pohon


LAMPUNG — Persemaian menggunakan sistem Media Semai Cetak (MSC) dikembangkan di Persemaian Permanen Desa Karangsari Kecamatan Ketapang Lampung Selatan Provinsi Lampung.
Pembibitan menggunakan tekhnik MSC merupakan penemuan dari Idi Bantara yang membuat metode semai cetak menggunakan bahan bahan yang mudah ddidapat di alam diantaranya limbah sabut kelapa, serta kotoran ternak. Media pembibitan tersebut dimanfaatkan selain tekhnik MSC.
Sistem media semai cetak juga telah memproduksi jutaan bibit jenis tanaman kayu, buah buahan serta tanaman konservasi. Tanaman tersebut diberikan kepada masyarakat secara gratis untuk masyarakat untuk ditanam di tanah pekarangan, kebun serta konservasi di pesisir pantai.
Manager Persemaian Permanen, Ngatman juga menerapkan penggunaan limbah kemasan air mineral yang bisa digunakan untuk pot pengganti polybag. Limbah tersebut dimanfaatkan untuk efesiensi penggunaan polybag yang harganya cukup mahal.
Hasil dari persemaian permanen diantaranya tanaman kayu Gaharu, jati ambon, jati, cempaka, sengon, tanaman kayu lainnya juga tanaman buah buahan seperti durian, kelengkeng, kepel, keluwok serta ratusan jenis tanaman lain.
Cendana News diajak oleh manager persemaian permanen Ngatman dan pencetus Media Semai cetak melihat berbagai jenis bibit yang akan disebar ke seluruh wilayah Lampung untuk penghijauan.
Sistem MSC dan pemanfaatan limbah air mineral tersebut terbukti telah banyak menghasilkan bibit yang diminta dan dibagikan oleh masyarakat terutama di wilayah sekitar hutan dan daerah aliran sungai.

JURNALIS : HENK WIDI
Bergabung dengan Cendana News pada bulan November 2014. Dengan latar belakang sebagai Jurnalis lepas di beberapa media dan backpacker, diawal bergabung dengan Cendana News, Henk Widi fokus pada pemberitaan wisata dan kearifan lokal di wilayah Lampung dan sekitarnya.
Twitter: @Henk_Widi
Lihat juga...