![]() |
| Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi |
BALIKPAPAN — Pemerintah kota Balikpapan akan membentuk tim satgas yang melibatkan TNI Polri dalam rangka memadamkan kebakaran hutan yang sudah masuk wilayah kota Balikpapan.
“Rapat muspida kemarin sepakat kita akan membentuk satgas. TNI Polri sudah siap memberikan dukungan personil di lapangan untuk diturunkan bantu pemadaman,” ungkap Wali kota Rizal Effendi.
Sejak kemarau berlangsung kebakaran hutan melanda hutan lindung Sungai Wain dan Sungai Manggar. Dan luas yang diperkirakan terbakar sekitar 200 hektar.
“ Karena daerah sangat jauh daerah mentawir disana. Yang terbakar juga banyak daerah semak-semak tapi tetap kita antisipasi,” ulas Rizal, Rabu (28/10/2015).
Selain itu, Pihaknya juga telah meminta perusahaan yang ada atau dekat dengan hutan untuk membantu membuatkan jalan sekat api agar nantinya jika terjadi kebakaran tidak merembet karena telah ada sekat api.
Disebutkan, untuk koordinator Satgas penanggulangan kebakaran hutan ini dipimpin Kepala BPBD Balikpapan Suseno.
“TNI Polri akan bantu tim BPBD dan kepala Pengelola Hutan lindung Wain Manggar yang hanya 21 personil. Mereka akan membawa alat pemadaman yang dipanggul. Karena mobil pemadaman tidak bisa masuk,” tandasnya.
Sementara itu dengan aktivitas sekolah, Wali Kota mengatakan belum mengeluarkan kebijakan meliburkan sekolah. Namun jika ada yang minta dimundurkan jam awal belajar dapat disesuaikan situasinya.
“ Saya sudah minta kepala dinas, kalau sekolahnya berat ya jam masuknya disesuaikan saja. Misalnya masuknya jam 10. Nah kalau dilihat dari laporan BMKG ketebalan asapnya menurun,” tutupnya.
Berdasarkan pantauan selama tiga hari terakhir kabut asap di Balikpapan mulai mereda. Namun masyarakat tetap menggunakan masker untuk mengantisipasi penyakit ISPA mengingat musim penghujan belum datang.
RABU, 28 Oktober 2015
Jurnalis : Ferry cahyanti
Foto : Ferry cahyanti
Editor : ME. Bijo Dirajo