Minimnya Fasilitas Bermain, Jadi PR Jayapura dalam Mencapai Target KLA

Anak-anak bermain ayunan dengan menggunakan dahan pohon

JAYAPURA — Masih minimnya fasilitas yang disediakan untuk anak bermain menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi pemerintah Kota Jayapura mencapai target kota layak anak (KLA). 

Meski minimnya fasilitas permainan secara gratis dari pemerintah setempat, tidak menyurutkan anak-anak ini bermain. Seperti yang terjadi di Taman Imbi, Kota Jayapura, Jumat (02/10/2015).
“Trada yang bisa dipanjat, jadi tong panjat pohon dan main ayun-ayun,” kata Anis, anak berusia 10 tahun yang datang bersama kakaknya mengatakan tidak ada yang bisa dipanjat, jadi kita panjat pohon dan bermain ayun-ayunan. di Taman Imbi.
Nampak keceriaan Anis bersama 5 anak lainnya asyik bergantungan disebuah pohon setinggi 2 meter itu. Mereka tidak menghiraukan orang-orang sekitar, demi memuaskan diri mereka diarea taman tersebut.
Walaupun hanya mengandalkan sebuah pohon, anak-anak ini merasa senang. Mereka hanya bisa membawa satu bola plastik, sambil bergantian menendang bola dan bergantungan dipohon.
Dony, seorang pengunjung di taman tersebut mengaku dirinya setiap sore, bersantai bersama rekan-rekannya di taman yang dikenal sebagai taman pahlawan Yos Sudarso.
“Senang saja kalau kesini, saya senang lihat anak-anak kecil berlarian, saya sambil santai minum es teh manis, untuk melepas penat kesibukn di kantor seharian. Tapi disini tidak ada fasilitas permainan, jadi kalau saya mau bawa keponakan, pasti ke Mall yang harus keluarkan biaya,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Nona, seorang ibu rumah tangga secara kebetulan berada di taman imbi bersama 2 anaknya, mengaku tempat tersebut bagus untuk keluarga, sayang sekali fasilitasnya kurang.
“Ini bagus, karena pas dipusat kota, cuma tidak ada tempat bermainnya anak-anak. Hanya ada sebuah cafe dan beberapa pedagang makanan gerobak saja, coba kalau ada permainan anak-anak yang gratis, saya yakin ramai sekali setiap sorenya,” kata Nona sambil mengmbilkan balon plastik buat anaknya dari mobil milik suaminya.
Cendana News mendata, begitu banyaknya fasilitas permainan di Kota Jayapura, keseluruhannya harus mengeluarkan kocek dari kantong orang tua anak-anak.
Sebut saja, fasilitas permainan yang disuguhkan para pengusaha dari berbagai permainan-permainan di Mall yang ada di ibu kota provinsi Papua tersebut, minimal para anak-anak harus merogohkan kocek minimal Rp 50 ribu.
Selain permainan, tempat hiburan keluarga seperti Water Park di Entrop, Papua Trade Center (PTC) juga milik swasta, harus merogohkan kocek perorang minimal Rp 200an ribu. Sementara tempat santai maupun lainnya yang disuguhkan gratis oleh pemerintah hanya dua titik lokasi, yakni Taman Mesran dan Taman Imbi yang terletak di jantung Kota Jayapura.
Taman Imbi, lokasi bersantai sekaligus tempatnya anak-anak menghibur diri mereka, dengan berlari riang gembira. Tidak sedikit, para orang tua membawa alat permainan mereka ke lokasi tersebut, lantaran fasilitas permainan untuk anak-anak tidak ada. Sama halnya dengan lokasi santai di Taman Mesran.

Taman Imbi

JUMAT, 02 Oktober 2015
Jurnalis       : Indrayadi T Hatta
Foto            : Indrayadi T Hatta
Editor         : ME. Bijo Dirajo

Lihat juga...