
Berdasarkan rilis yang diperoleh Cendana News dari Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung harga gabah di tingkat petani maupun penggilingan turun di bulan Agustus 2015 dan dikeluarkan pada awal September menurun. Hal ini disebabkan panen bulan ini lebih banyak dari bulan sebelumnya.
Salah seorang petani di Kecamatan Penenengahan, Sobari (35) mengungkapkan, selama musim tanam kali ini dirinya harus mengandalkan pasokan air dari mesin pompa yang digunakan untuk menyedot air dari Way Asahan. Akibatnya pasokan air terpaksa lebih diirit dan pertumbuhan padi tidak maksimal.
