Dari sekian komoditas perkebunan itu, komoditi tembakau, kopi dan cengkeh menjadi yang utama. Namun, para petani di desa itu kini mulai bersiap mencari sumber penghasilan baru. Pasalnya, pohon cengkeh yang selama ini diharapkan hasilnya ternyata justru menurun drastis. Bahkan, terancam punah.
“Bertani cengkeh sekarang ini memang susah. Sangat jauh berbeda dengan tahun 1990-an. Tahun-tahun itulah masa jaya petani cengkeh”, ungkapnya.